Pernyataan “Indonesia Negara Islami”, Cukupkah Hanya dengan Menerapkan Nilai?

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa Indonesia bukan negara Islam, melainkan negara islami yang dibangun di atas nilai-nilai Islam serta kesepakatan para pendiri bangsa. Dalam pandangannya, substansi jauh lebih penting dibandingkan simbol formal. Tepatkah pandangannya tersebut?

Selengkapnya

Share

Kematian Tragis Ibu Hamil di Papua, Negara Abai dalam Pelayanan

Pada awal Juli 2026, seorang ibu hamil warga Papua meninggal dunia karena tidak mendapatkan penanganan medis lanjutan akibat terhentinya akses transportasi udara. Kasus ini kembali menunjukkan lemahnya sistem pelayanan kesehatan di wilayah pegunungan Papua yang sangat bergantung pada transportasi udara.

Selengkapnya

Share

Anggaran Literasi Dipangkas, Konsekuensi Paradigma Anggaran Kapitalistik

Ketika anggaran perpustakaan dipangkas secara signifikan, sesungguhnya yang sedang dilemahkan adalah ekosistem pendidikan dan pembangunan kualitas generasi. Fenomena ini memperlihatkan bahwa pendidikan dalam sistem kapitalisme sering kali diposisikan sebagai sektor yang bergantung pada kemampuan fiskal negara.

Selengkapnya

Share

Bullying dan Peledakan Bom di Sekolah, Potret Kegagalan Sistem Pendidikan Sekuler

Bullying telah berdampak serius pada terjadinya kekerasan ekstrem di sekolah, termasuk peledakan bom. Peristiwa ini tidak dapat dipandang sebagai tindakan kriminal biasa karena pelaku maupun korban masih berada pada usia sekolah. Peristiwa tersebut merupakan potret kegagalan sistem sekuler dalam menjamin keselamatan fisik dan psikologis anak.

Selengkapnya

Share

Pro dan Kontra Pidana L687, Menegaskan Indonesia Negara Sekuler

Di Indonesia, pendapat agama tidak otomatis menjadi hukum negara. Suatu ajaran agama dapat menjadi hukum yang mengikat secara umum apabila diadopsi melalui mekanisme pembentukan UU yang berlaku. Dalam permasalahan pidana bagi L687, dengan sistem legislasi yang dianut saat ini, dapat dipastikan bahwa sudut pandang yang digunakan bukanlah pendekatan agama, melainkan sekularisme.

Selengkapnya

Share

Menuntaskan Pemberantasan Korupsi, Mungkinkah?

Meskipun telah ada aturan dan sanksi, kasus korupsi tidak berkurang, dan kerugian yang ditimbulkan juga tidak sedikit. Persoalan korupsi telah menjadi persoalan sistemis. Penerapan sistem sekuler telah menjadikan politik kering dari nilai-nilai agama. Orientasi pejabat bukan lagi amanah Allah dan ibadah, melainkan keuntungan dunia.

Selengkapnya

Share

Krisis Mental Remaja, First Aider, dan Hilangnya Peran Negara

Gangguan kesehatan mental remaja telah menjadi persoalan serius. Ironisnya, solusi yang ditawarkan negara masih berfokus pada penanganan parsial. Alih-alih membenahi akar persoalan yang memicu krisis mental generasi, negara justru lebih menitikberatkan pertolongan awal melalui teman sebaya.

Selengkapnya

Share

Gaza Terkepung Tembok Raksasa, Ruang Hidup Warga Terampas

Zion*s membangun tembok raksasa sepanjang 23 kilometer yang membelah Gaza dan memperluas penguasaan militer hingga 70% wilayah. Tembok ini menjadikan Gaza seperti “penjara terbuka” dengan kontrol penuh atas sumber daya. Dua juta penduduk Gaza kehilangan ruang hidup di kawasan pesisir yang sempit.

Selengkapnya

Share

Dua Golongan Manusia yang Disebut dalam Al-Qur’an

Ada dua golongan manusia yang dijelaskan dalam Al-Qur’an, yakni mukmin dan kafir. Kedua golongan ini dibedakan oleh iman yang berada di dalam hati. Kalau ingin disebut mukmin, maka harus ada keyakinan dalam hatinya plus secara lisan. Jika hatinya saja yang beriman, sementara lisannya tidak beriman, tidak bisa juga disebut sebagai mukmin.

Selengkapnya

Share