Nganggur atau Bekerja, Sulit Sejahtera Tanpa Islam Kafah

Dalam sistem saat ini, bekerja dengan upah di atas UMR/UMP tidak otomatis menjadikan keluarga bisa hidup sejahtera. Selain membiayai hidup sehari-hari, mereka juga menghadapi ketidakpastian kontrak kerja dan ancaman PHK. Ditambah adanya ragam pajak, serta biaya kesehatan dan pendidikan, semua menjadi tekanan ekonomi keluarga (economic insecurity). Apalagi bagi mereka yang menganggur, tentu masalah yang dihadapi akan lebih berat lagi. Lantas bagaimana solusinya?

Selengkapnya

Share

Kapitalisme Menyebabkan Pengangguran, Islam Menawarkan Kesejahteraan

Akar masalah pengangguran dan PHK massal sejatinya bukan sekadar persoalan teknis, melainkan problem struktural sebagai akibat penerapan sistem ekonomi kapitalisme. Sistem ekonomi Islam menawarkan penciptaan lapangan kerja dan menjamin kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Selengkapnya

Share

Pengangguran Tinggi, Penipuan Lowongan Kerja Merajalela

Indonesia menjadi pusat penipuan lowongan kerja terbesar di Asia Pasifik. Ini sejatinya menunjukkan minimnya lapangan kerja dan pengangguran yang tinggi. Miris, negara abai dengan sekadar memperingatkan agar rakyat tidak tertipu, tapi pelaku penipuan masih bebas. Ini berbeda dengan Khilafah, yang berkewajiban menjamin rakyat laki-laki dewasa memiliki pekerjaan yang layak.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Mubaligah: Pengangguran Adalah Persoalan Sistemis dan Terstruktur Akibat Kapitalisme

BPS mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2025 mencapai 7,46 juta orang. Menurut penulis sekaligus mubaligah Wardah Abeedah, persoalan ini adalah persoalan sistemis dan terstruktur akibat ekonomi kapitalisme. Berikut uraiannya.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Lulusan SMA-SMK Mendominasi Pengangguran, Pemerhati: Akibat Kapitalisme, Negara Jadi Fasilitator Kapitalis

Data BPS menunjukkan bahwa pengangguran di Indonesia didominasi oleh anak muda. Menurut pemerhati pendidikan Layli Triana, semua ini akibat penerapan sistem kapitalisme yang membuat persoalan pengangguran senantiasa melanda masyarakat.

Selengkapnya

Share

Krisis Pasar Tenaga Kerja Global, Kapitalisme Gagal Mewujudkan Kesejahteraan

Selama sistem kapitalisme masih mendominasi dunia, juga Indonesia, pengangguran akan selalu menjadi masalah utama. Selama negara hanya bertindak sebagai regulator dan fasilitator bagi kepentingan kapitalis, kesejahteraan rakyat mustahil terwujud.

Selengkapnya

Share

[Kabar] TPT Menurun, Angka Menjadi Indikator Ekonomi yang Abstrak

Akademisi Dr. Nuhbatul Basyariah, S.E.I., M.Sc. dan pengamat Desi Dwi A., S.P. menyatakan, angka TPT tidak menggambarkan realitas masyarakat sesungguhnya. Padahal, menurut mereka, perlu ada pemastian agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya, salah satunya melalui bekerja.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Ancaman PHK, Akademisi: Selama Kapitalisme Dipertahankan, Rakyat Terus Menjadi Korban

Isu PHK telah menjadi ancaman superproduktif yang merambah lintas sektor. Akademisi Umi Sa’adah, S.Kom., M.Kom. mengemukakan, selama sistem kapitalisme tetap dipertahankan, rakyat akan terus menjadi korban.

Selengkapnya

Share

Paradoks Tingginya Pengangguran pada Era Industrialisasi

Era industrialisasi yang seharusnya mampu menyerap tenaga kerja, nyatanya hanya janji palsu. Ini merupakan paradoks. Sedari dahulu, industri tidak bisa menjadi sektor utama dalam menyerap tenaga kerja. Tidak heran banyak pengamat ekonomi mengatakan bahwa gejala deindustrialisasi telah tampak di negeri ini.

Selengkapnya

Share