Diplomasi Abu Sufyan berakhir buntu. Semua pintu tertutup, dari Abu Bakar hingga Ummu Habibah. Yang harus ditundukkan bukan keputusan Rasulullah ﷺ, melainkan hawa nafsu Abu Sufyan sendiri.
Kategori: Politik
Retorika Tanpa Realitas: Menelanjangi Ilusi HAM dalam Sistem Demokrasi
Slogan-slogan “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat” ataupun “konstitusi menjamin kebebasan, kesetaraan, dan keadilan” sering diulang-ulang dalam kampanye, pidato kenegaraan, bahkan masuk dalam kurikulum pendidikan. Pertanyaannya, apakah semua itu ada realitasnya atau retorika semata?
Fathu Makkah: Momentum Politik yang Memerdekakan Masyarakat dari Penguasa Zalim
Fathu Makkah bukan sekadar penaklukan wilayah biasa, melainkan peristiwa agung yang membuka jalan bagi manusia berbondong-bondong masuk Islam. Fathu Makkah sebagai momentum politik yang memerdekakan masyarakat dari represi penguasa zalim.
Rasulullah ﷺ Memiliki Rancangan Induk sebelum Terjadinya Peperangan
Rasulullah ﷺ menyiapkan strategi sebelum perang, meski tidak ada rancangan bahwa perang akan terjadi di Badar, Uhud, atau Mu’tah. Beliau juga menyusun rancangan induk di Daulah Madinah, salah satunya terkait perlakuan terhadap orang kafir yang terikat perjanjian.
Penerapan Hukuman Gantung untuk Warga Palestina, Wujud Kepongahan Zion*s!
Entitas Yahudi mengesahkan undang-undang yang memberlakukan hukuman mati berupa hukuman gantung bagi warga Palestina. Kepongahan Zion*s ini tidak lepas dari dukungan eksternal (AS), sistem sanksi internasional yang lemah, dan ide nasionalisme yang membelenggu umat Islam.
Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras: Penistaan Islam di Negeri Muslim
Challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah miras terjadi bukan karena kesalahan individu belaka, tetapi menunjukkan kerusakan sistemis. Ayat-ayat suci dari Allah Swt. disandingkan dengan miras sebagai hadiah, padahal miras jelas diharamkan dalam Islam. Inilah pertanda adanya kerusakan mendalam pada tatanan berpikir masyarakat dan negara. Akibatnya, kasus akan berulang dengan wajah pelaku yang berbeda. Lantas bagaimana Islam memandang hal ini?
Perang Mu’tah, Ketika Ketakwaan Melahirkan Keberanian
Perang Mu’tah menjadi saksi bagaimana ketakwaan melahirkan keberanian. Abdullah bin Rawahah dikenal sebagai salah seorang sahabat senior Rasulullah ﷺ yang memiliki ketakwaan tinggi. Ia berani meninggalkan kecintaan kepada dunia dan maju ke medan perang dengan semangat memberikan kontribusi terbaik.
Menyelamatkan Kemuliaan Perempuan dari Cengkeraman TPPO Global
Kasus TPPO adalah fenomena gunung es. Sindikat perdagangan orang makin lihai memanfaatkan celah hukum dan teknologi. Para calo terus eksis, sedangkan negara tidak mampu membendung pengiriman pekerja ilegal. Ini tidak sekadar kelalaian administratif atau kelemahan penegakan hukum, melainkan potret mandulnya perlindungan negara.
Ceuta dan Krisis Politik Dunia Islam: Ketika Laut Menjadi Jalan Keluar dari Negeri Sendiri
Puluhan ribu penduduk Maroko berbondong-bondong menuju Ceuta, Spanyol pada akhir Juli 2026. Peristiwa ini bukan sekadar persoalan migrasi ilegal dari Maroko menuju Eropa, tetapi memperlihatkan persoalan struktural di dunia Islam. Mengapa banyak orang dari negeri-negeri muslim migrasi ke Eropa?
Catatan Rekomendasi KUII 2026: Umat Butuh Syariat Kafah, Bukan Modifikasi Sistem Sekuler dengan Label Islami
Ada persoalan mendasar yang perlu dikaji: apakah penerapan nilai-nilai Islam di dalam kebijakan negara yang secara keseluruhan masih berjalan dalam kerangka sistem sekuler kapitalistik dapat dianggap sebagai penerapan syariat Islam?
Ironi Indeks Kesalehan dalam Proyek Moderasi
Indeks Kesalehan Umat Beragama 2025 naik signifikan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan hal berbeda. Lalu, kesalehan seperti apa yang sedang diukur? Standar siapa yang dipakai? Mungkinkah sebuah bangsa disebut makin saleh, sedangkan perilakunya makin amoral?
Pengintegrasian Pajak dan Zakat dalam Pandangan Islam
MUI mendesak pemerintah untuk mengubah skema regulasi integrasi zakat dan pajak di Indonesia. Dalam proses integrasi, saat ini masih dalam skema zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak (tax deduction), bukan langsung mengurangi nominal pajak yang harus dibayarkan (tax credit). Apakah konsep integrasi zakat dan pajak disyariatkan dalam Islam?
