Standar Ganda AS terhadap Palestina dan Urgensi Dakwah Khilafah

AS menolak memberikan visa kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York, tetapi mengizinkan Benjamin Netanyahu pada acara yang sama. Inilah standar ganda adidaya AS, sekaligus menunjukkan jati dirinya sebagai pengendali dunia.

Selengkapnya

Share

Serangan AS Menyasar Warga Sipil Iran: Kejahatan Perang dan Arogan!

Serangan udara AS telah menyasar warga sipil di Hormozgan, Iran sehingga menyebabkan lima orang tewas dan 68 orang luka-luka. Serangan udara AS di tengah proses negosiasi adalah bentuk arogansi dan ilegal. AS menggunakan kekuatan militernya untuk mengintimidasi Iran agar menerima syarat-syarat yang diajukan.

Selengkapnya

Share

Penerapan Hukuman Gantung untuk Warga Palestina, Wujud Kepongahan Zion*s!

Entitas Yahudi mengesahkan undang-undang yang memberlakukan hukuman mati berupa hukuman gantung bagi warga Palestina. Kepongahan Zion*s ini tidak lepas dari dukungan eksternal (AS), sistem sanksi internasional yang lemah, dan ide nasionalisme yang membelenggu umat Islam.

Selengkapnya

Share

Luka Anak Palestina dan Kebisuan Dunia

Zion*s secara sengaja menargetkan anak-anak Palestina. Hingga pertengahan 2026, sekitar 21.280 anak meninggal. Data ini bukan sekadar statistik dingin, melainkan jeritan yang mengiris nurani. Dunia membisu dan suara pembelaan melawan kebiadaban Zion*s terhenti di meja konferensi dan diplomasi.

Selengkapnya

Share

Ceuta dan Krisis Politik Dunia Islam: Ketika Laut Menjadi Jalan Keluar dari Negeri Sendiri

Puluhan ribu penduduk Maroko berbondong-bondong menuju Ceuta, Spanyol pada akhir Juli 2026. Peristiwa ini bukan sekadar persoalan migrasi ilegal dari Maroko menuju Eropa, tetapi memperlihatkan persoalan struktural di dunia Islam. Mengapa banyak orang dari negeri-negeri muslim migrasi ke Eropa?

Selengkapnya

Share

Pelucutan Senjata Mujahidin, Siasat AS dan Zion*s Melemahkan Upaya Perjuangan Pembebasan Palestina

Trump mengumumkan rencana pelucutan senjata Ham*s, disertai penarikan pasukan Zion*s dan pengambilalihan Gaza oleh otoritas sipil. Ini sebagai langkah menuju perdamaian. Namun, ternyata serangan militer Zion*s tetap berlanjut. Kondisi ini menimbulkan keraguan terhadap implementasi kesepakatan damai.

Selengkapnya

Share

Gaza Terkepung Tembok Raksasa, Ruang Hidup Warga Terampas

Zion*s membangun tembok raksasa sepanjang 23 kilometer yang membelah Gaza dan memperluas penguasaan militer hingga 70% wilayah. Tembok ini menjadikan Gaza seperti “penjara terbuka” dengan kontrol penuh atas sumber daya. Dua juta penduduk Gaza kehilangan ruang hidup di kawasan pesisir yang sempit.

Selengkapnya

Share

Transisi Kekuasaan H4m45, Proyek “New Gaza”, dan Jalan Persatuan Umat

H4m45 menyatakan akan mengakhiri pemerintahan mereka di Gaza. Kaum muslim perlu waspada karena kekuatan rakyat Gaza bisa melemah setelah H4m45 tidak lagi memiliki otoritas kekuasaan. Jika ini dibiarkan berlangsung tanpa perlawanan, hakikatnya kaum muslim sedang menyaksikan proses lenyapnya Gaza.

Selengkapnya

Share

Perampasan Al-Aqsa dan Krisis Kepemimpinan Dunia Islam

Masjidilaqsa kembali menghadapi ancaman serius dan upaya sistematis untuk mengubah status historisnya, mengikis identitas Islamnya, dan memperluas kontrol Zion*s. Sungguh, pembelaan terhadap Al-Aqsa bukan hanya urusan rakyat Palestina, melainkan kewajiban seluruh kaum muslim. Ketika umat kembali bersatu di bawah kepemimpinan Islam, Al-Aqsa akan menjadi simbol kebangkitan dan kemuliaan Islam.

Selengkapnya

Share