Nasihat Rasulullah saw. kepada Abu Dzar merupakan nasihat untuk kita pula. Nasihat agar kita bersedekah makanan dan memperhatikan urusan perut orang-orang di sekitar kita.
Kategori: Nafsiyah
[Nafsiyah] Tentang Nikmat, Kita Akan Ditanya
Kita sering amat sedih saat kenikmatan lepas dari diri kita. Sebaliknya, kita terlalu bergembira saat kenikmatan itu datang menghampiri. Kita lupa jika terhadap kenikmatan itu kita akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat nanti.
[Nafsiyah] Meneladan Ketegasan Rasulullah ﷺ
Kita tidak bisa disebut meneladan Rasulullah saw. kalau kita hanya mencontoh kelembutan beliau, tetapi tidak mencontoh ketegasan beliau.
[Nafsiyah] Guru Umat
Sesungguhnya, seorang juru dakwah juga merupakan guru umat. Ia semestinya giat menuntut ilmu karena dituntut mampu berpikir politis agar dapat mengurai berbagai problem dan kerusakan akibat penerapan sistem sekularisme.
[Nafsiyah] Ancaman Neraka bagi para Pendosa
Setiap muslim harus meneguhkan keyakinan tentang adanya neraka agar senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap segala perbuatan dosa. Azab neraka disediakan bagi orang yang mendustakan petunjuk Allah Swt. dan berpaling dari-Nya.
[Nafsiyah] Selamatkan Hati Kita
Orang yang membersihkan dan menyelamatkan hatinya adalah orang yang bersungguh-sungguh berusaha merealisasikan syariat-Nya dalam kehidupan pribadi dan lingkungannya, serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
[Nafsiyah] Selalu Bersemangat Meraih Nikmat Akhirat
Mari kita selalu bersemangat mengusahakan nikmat surga yang amat berlimpah dan abadi melebihi semangat kita dalam meraih nikmat duniawi yang amat sedikit dan fana.
[Nafsiyah] Pintu-Pintu Setan
Hati manusia ibarat sebuah benteng. Sebagai musuh kita, setan selalu ingin memasuki, memiliki, dan menguasainya. Tidak mungkin benteng tersebut bisa terjaga, kecuali dengan penjagaan ketat pada pintu-pintunya. Apa saja pintu-pintu setan yang harus kita waspadai?
[Nafsiyah] Meneguhkan Kesatuan Kalbu Kaum Mukmin
Allah Swt. memerintahkan kita bersatu dan berpegang teguh pada dînulLâh. Ini menjauhkan dari perpecahan, serta menguatkan jalinan kalbu dan persaudaraan di antara kaum mukmin. Sesungguhnya kesatuan kalbu, pemikiran, dan gerak langkah adalah syarat meraih pertolongan Allah Taala.
[Nafsiyah] Hati-Hati Istidraj
Seseorang tidak menyadari bahwa hal yang ia sangka sebagai kesenangan sebenarnya adalah hukuman yang ditangguhkan sehingga ia makin jauh dari Allah Taala. Itulah istidraj.
[Nafsiyah] Hancurnya Sebuah Bangsa
Di antara penyebab kehancuran suatu bangsa adalah ketika mereka enggan menjalankan syariat Allah, atau mereka menjalankan syariat Allah, tetapi mereka memilih hanya yang sesuai keinginannya saja yang diterapkan.
[Nafsiyah] Bersedih Hati
Para penyeru kebaikan terkadang hatinya juga bisa “patah”, lalu bersedih atas berbagai ujian yang datang menghampiri. Islam menuntun seorang muslim untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai tambatan hati yang dapat mengobati rasa sedih atau luka di hati.
