AS menolak memberikan visa kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York, tetapi mengizinkan Benjamin Netanyahu pada acara yang sama. Inilah standar ganda adidaya AS, sekaligus menunjukkan jati dirinya sebagai pengendali dunia.
Kategori: Fokus dan Analisis
Vasektomi, Perwujudan Ide Kesetaraan Gender dalam KB?
Ketimpangan kepesertaan KB antara laki-laki dan perempuan memunculkan isu ketidaksetaraan gender, terutama karena penggunaan alat kontrasepsi pada perempuan dinilai lebih berisiko dan KB pada laki-laki lebih minim risiko, termasuk vasektomi. Namun, seorang muslim, saat hendak melakukan sebuah perbuatan, wajib mencari tahu terlebih dahulu hukum perbuatan tersebut dalam pandangan Allah.
Lipstick Effect Berujung Paylater, Niatnya Healing Berujung Pusing
Fenomena lipstick effect bersanding dengan kemudahan belanja online dan fasilitas paylater. Alih-alih menjadi solusi, cicilan paylater dan bunganya justru menggerogoti gaji. Belanja yang diniatkan untuk healing akhirnya berujung pusing.
Ketika Rakyat Meninggal di Pengungsian, Masihkah Negara Punya Kapasitas?
Sebanyak 94 korban gempa Flores yang meninggal di pengungsian. Sungguh miris, mereka sudah tertimpa bencana dan hidup dalam pengungsian, tetapi masih harus dihadapkan dengan penanganan yang kurang optimal.
Abu Sufyan Gagal Melobi Rasulullah ﷺ, Diplomasi Berakhir Buntu
Diplomasi Abu Sufyan berakhir buntu. Semua pintu tertutup, dari Abu Bakar hingga Ummu Habibah. Yang harus ditundukkan bukan keputusan Rasulullah ﷺ, melainkan hawa nafsu Abu Sufyan sendiri.
Krisis Ekologi dan Karhutla, Kapitalisme Penyebab dan Akar Strukturalnya
Karhutla di Indonesia bukan semata-mata persoalan bencana alam, seperti kemarau dan kekeringan. Namun, terkait erat dengan regulasi struktural dalam mengatur penguasaan dan pemanfaatan lahan. Regulasi struktural lebih mengedepankan nilai ekonomi dan membiarkan masyarakat menanggung kerusakan akibat karhutla.
Kesepian di Tengah Keramaian, Potret Kelam Generasi Sekuler
Pelaku bunuh diri didominasi kelompok usia 21–30 tahun. Ini menunjukkan potret kelam krisis kesehatan mental pada generasi muda. Sayangnya, sekularisme menyuburkan sifat asosial yang membuat individu merasa “sendiri di tengah keramaian”. Bagaimana mengurai masalah ini?
Mafia Tanah dan Korupsi Tumbuh Subur dalam Kapitalisme, Islam Mencegahnya
OTT di Kementerian ATR/BPN membuka tabir gelap korupsi dan mafia pertanahan. Suburnya praktik mafia tanah dan gurita korupsi tidak terlepas dari penerapan sistem demokrasi kapitalisme. Bagaimana Islam mencegah praktik ini?
24% Siswa Indonesia Mengalami Perundungan, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal Melindungi Generasi
Perundungan menjadi permasalahan krusial pendidikan di Indonesia. Laporan PISA 2025 menunjukkan bahwa 24% siswa Indonesia menjadi korban perundungan. Fenomena ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan nyata gagalnya sistem pendidikan sekuler kapitalisme melindungi generasi.
Antrean BBM di Sulawesi, Negara Menyusahkan Rakyat?
Antrean BBM di Sulawesi kerap terjadi dan terulang lagi. Penyebabnya adalah masalah yang jauh lebih mendalam daripada sekadar kendala distribusi teknis. Krisis berulang ini adalah bukti nyata dari kebijakan negara yang “menyusahkan rakyat” akibat pergeseran fungsi pelayanan menjadi paradigma bisnis.
Pegawai Negara Meregang Nyawa Saat Bertugas, Di Mana Perlindungan Negara?
Tiga pegawai Dinas Pertanian di Papua tewas ditembak KKB. Ini bukan kasus pertama, juga bukan hanya soal keselamatan individu. Negara semestinya hadir sebagai junnah, yakni sebelum korban berjatuhan, bukan sekadar menangani akibat serangan.
Balada Pangan Mahal di Tengah Klaim Keberhasilan Swasembada
Di tengah klaim capaian swasembada, realitas di pasar justru menunjukkan kenaikan harga pangan. Swasembada tidak menjamin bahwa pangan tersedia dengan harga murah dan merata di seluruh wilayah. Masyarakat di berbagai daerah tetap menghadapi tingginya harga pangan.
