Rocky Gerung menyebut marhaenisme merupakan “ideologi” alternatif bagi anak-anak muda, apalagi yang tengah mengalami burnout society karena dinamika politik saat ini. Pada saat yang sama, ada pandangan bahwa paham tersebut sejalan dengan Islam. Oleh karenanya, mari kita pahami terlebih dahulu definisi dari burnout society dan marhaenisme.
Kategori: Politik
Semua Pemeluk Agama Akan Masuk Surga?
Ide moderasi beragama menyatakan bahwa semua pemeluk agama itu punya kesempatan yang sama untuk masuk surga sehingga tidak boleh ada yang namanya klaim kebenaran, klaim keselamatan, atau truth claim. Pertanyaannya, apakah hal itu benar?
Pernyataan “Indonesia Negara Islami”, Cukupkah Hanya dengan Menerapkan Nilai?
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa Indonesia bukan negara Islam, melainkan negara islami yang dibangun di atas nilai-nilai Islam serta kesepakatan para pendiri bangsa. Dalam pandangannya, substansi jauh lebih penting dibandingkan simbol formal. Tepatkah pandangannya tersebut?
Dua Golongan Manusia yang Disebut dalam Al-Qur’an
Ada dua golongan manusia yang dijelaskan dalam Al-Qur’an, yakni mukmin dan kafir. Kedua golongan ini dibedakan oleh iman yang berada di dalam hati. Kalau ingin disebut mukmin, maka harus ada keyakinan dalam hatinya plus secara lisan. Jika hatinya saja yang beriman, sementara lisannya tidak beriman, tidak bisa juga disebut sebagai mukmin.
Krisis Politik Sekuler dan Urgensi Politik Islam
Politisi dalam sistem sekuler demokrasi menjalankan industri politik Machiavelli yang memisahkan kekuasaan dari agama. Mereka menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan, bahkan melakukan cara-cara kekerasan untuk membekap suara kritis. Sistem pemerintah yang berjalan tidak bekerja untuk rakyat, tetapi untuk partai dan oligarki.
Manuver Militer untuk Mengukuhkan Eksistensi Daulah Islam di Madinah
Sebelum memfutuhat Makkah, Rasulullah saw. melakukan banyak manuver militer dan membersihkan entitas kaum musyrik. Ini dilaksanakan untuk mengukuhkan Daulah Islam di Madinah, juga memberikan kerahmatan ke seluruh penjuru dunia.
Benarkah Kisah Kritik Seorang Muslimah tentang Mahar kepada Khalifah Umar Adalah Dusta?
Sesungguhnya Islam tidak melarang mengoreksi penguasa berhadapan langsung dengan penguasa. Kalaupun memang ada kejadian yang dinilai dusta, maka sebenarnya ada banyak dalil lain yang menjelaskan tentang kewajiban untuk beramar makruf nahi mungkar, termasuk mengkritik penguasa.
Muhasabah Bukan Membangkang
Banyak kalangan di masyarakat yang menyampaikan kritik kepada pemerintah. Namun, terhadap fenomena tersebut muncul pandangan yang menganggap demonstrasi dan kritik terhadap pemerintah merupakan pembangkangan (bugat). Pandangan ini berangkat dari pemahaman bahwa penguasa saat ini adalah ululamri yang harus ditaati. Benarkah demikian?
Memahami Makna Ululamri, Membutuhkan Pemahaman Dalil dan Pemikiran Kritis Umat
Salah satu dalil yang kerap digunakan untuk mereduksi kritisisme umat adalah mengenai ululamri. Pemahaman yang sahih berkaitan dengan konsep ululamri tidak hanya menuntut pemahaman akan dalil, tetapi juga pemikiran kritis yang bersumber dari konsep politik yang sahih (Islam). #Fokus
Khilafah, Fardu Kifayah bagi Seluruh Umat Islam
Kebanyakan umat Islam belum memahami bahwa sejatinya mereka wajib berada di bawah kepemimpinan Islam, yaitu Khilafah. Padahal, keberadaan Khilafah yang menerapkan syariat Islam kafah inilah kunci kesejahteraan, kemajuan, dan kebesaran Daulah Islam pada masa peradaban Islam hingga masa Utsmaniyah.
Ketiadaan Khilafah, Akar Masalah Umat Islam
Saat ini umat Islam di Indonesia tengah dilingkupi berbagai masalah sehingga menghasilkan penderitaan yang luar biasa. Semuanya bersifat sistemis, tidak lepas dari kesalahan keputusan politik penguasa. Namun, solusi dari penguasa berkutat pada aspek permukaan. Mereka ibarat mengobati “ranting” masalah, padahal yang bermasalah adalah akarnya.
Dinamika Relasi Rakyat dan Penguasa dalam Perspektif Islam
Fenomena politik dalam negeri belakangan ini diwarnai oleh gelombang unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat sipil di berbagai daerah. Berbagai kritik dialamatkan kepada kebijakan pemerintah. Mengapa penguasa selalu memaksakan kebijakan sedemikian rupa? Bagaimana seharusnya relasi antara rakyat dan penguasa terjalin dalam perspektif Islam?
