24% Siswa Indonesia Mengalami Perundungan, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal Melindungi Generasi

Perundungan menjadi permasalahan krusial pendidikan di Indonesia. Laporan PISA 2025 menunjukkan bahwa 24% siswa Indonesia menjadi korban perundungan. Fenomena ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan nyata gagalnya sistem pendidikan sekuler kapitalisme melindungi generasi.

Selengkapnya

Share

Ospek Berujung Petaka, Wajah Suram Pendidikan Tinggi dan Cerminan Peradabannya

Kegiatan ospek mahasiswa baru diwarnai dengan adanya kegiatan yang tidak manusiawi hingga berujung petaka. Hal ini berkaitan dengan tujuan dan cara pandang terhadap pendidikan. Seperti apa seharusnya bentuk ospek yang benar-benar mampu membentuk mahasiswa menjadi insan akademis berdedikasi tinggi dan siap menjadi agen perubahan?

Selengkapnya

Share

Korupsi Jalur Mandiri, Buah Komersialisasi Pendidikan

KPK menetapkan Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, bersama lima orang sebagai tersangka kasus pemerasan dan gratifikasi penerimaan mahasiswa jalur mandiri dengan kerugian Rp2,45 miliar. Pendidikan yang seharusnya menjadi hak rakyat justru dikomersialisasi. Pendidikan kehilangan fungsi sebagai instrumen mobilitas sosial dan justru melahirkan ketimpangan.

Selengkapnya

Share

Paradoks Pendidikan Tinggi, Gelar Sarjana Tidak Lagi Menjamin Kerja

Gelar sarjana tidak lagi menjamin dapat terserap di dunia kerja. Akses pendidikan tinggi yang meluas tidak diikuti dengan penciptaan lapangan kerja formal. Pasar tenaga kerja lebih banyak menyerap pekerja di sektor berkeahlian rendah. Satu juta sarjana menganggur akan menjadi masalah berulang jika tidak terurai dengan benar.

Selengkapnya

Share

Menangkal L687 Melalui Kurikulum, Solusi Nyata atau Sekadar Formalitas?

Pemerintah berencana memasukkan materi pencegahan budaya L687Q ke kurikulum pendidikan sebagai tindak lanjut Perpres No.111/2025. Namun, selama sistem sekuler liberal masih diadopsi, L687 akan tetap tumbuh subur dan mendatangkan malapetaka bagi individu, keluarga, masyarakat, dan negara. Diperlukan perubahan paradigma bernegara dari sistem sekuler menuju sistem Islam.

Selengkapnya

Share

Anggaran Literasi Dipangkas, Konsekuensi Paradigma Anggaran Kapitalistik

Ketika anggaran perpustakaan dipangkas secara signifikan, sesungguhnya yang sedang dilemahkan adalah ekosistem pendidikan dan pembangunan kualitas generasi. Fenomena ini memperlihatkan bahwa pendidikan dalam sistem kapitalisme sering kali diposisikan sebagai sektor yang bergantung pada kemampuan fiskal negara.

Selengkapnya

Share

Bullying dan Peledakan Bom di Sekolah, Potret Kegagalan Sistem Pendidikan Sekuler

Bullying telah berdampak serius pada terjadinya kekerasan ekstrem di sekolah, termasuk peledakan bom. Peristiwa ini tidak dapat dipandang sebagai tindakan kriminal biasa karena pelaku maupun korban masih berada pada usia sekolah. Peristiwa tersebut merupakan potret kegagalan sistem sekuler dalam menjamin keselamatan fisik dan psikologis anak.

Selengkapnya

Share

Anggaran Pendidikan Tidak Terserap, Cermin Lemahnya Tata Kelola Pendidikan dan Tanggung Jawab Negara

Fenomena rendahnya penyerapan anggaran sesungguhnya bukanlah persoalan baru. Hampir setiap tahun pemerintah menghadapi tantangan yang sama, yaitu realisasi anggaran menumpuk pada akhir tahun. Bagaimana pandangan Islam?

Selengkapnya

Share