Perundungan menjadi permasalahan krusial pendidikan di Indonesia. Laporan PISA 2025 menunjukkan bahwa 24% siswa Indonesia menjadi korban perundungan. Fenomena ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan nyata gagalnya sistem pendidikan sekuler kapitalisme melindungi generasi.
Kategori: Pendidikan
Pendidikan Vokasi, Solusi Mismatch Ketenagakerjaan?
Pendidikan vokasi digadang sebagai solusi pengangguran dan pendorong pertumbuhan ekonomi. Pendidikan vokasi memang mengurangi mismatch, tetapi sebatas menyesuaikan tenaga kerja dengan pasar. Lalu, bagaimana Islam memberikan solusi masalah ketenagakerjaan?
Nasib Guru Honorer, Status Tidak Kunjung Pasti, Kapan Bisa Sejahtera?
Pemerintah sepakat membuka peluang transisi status guru honorer. Kebijakan ini membentur keterbatasan anggaran belanja pegawai di sejumlah Pemda. Padahal, ketakpastian nasib dan kesejahteraan para guru masih terus menjadi problem.
Ospek Berujung Petaka, Wajah Suram Pendidikan Tinggi dan Cerminan Peradabannya
Kegiatan ospek mahasiswa baru diwarnai dengan adanya kegiatan yang tidak manusiawi hingga berujung petaka. Hal ini berkaitan dengan tujuan dan cara pandang terhadap pendidikan. Seperti apa seharusnya bentuk ospek yang benar-benar mampu membentuk mahasiswa menjadi insan akademis berdedikasi tinggi dan siap menjadi agen perubahan?
Korupsi Jalur Mandiri, Buah Komersialisasi Pendidikan
KPK menetapkan Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, bersama lima orang sebagai tersangka kasus pemerasan dan gratifikasi penerimaan mahasiswa jalur mandiri dengan kerugian Rp2,45 miliar. Pendidikan yang seharusnya menjadi hak rakyat justru dikomersialisasi. Pendidikan kehilangan fungsi sebagai instrumen mobilitas sosial dan justru melahirkan ketimpangan.
Quo Vadis Universitas Republik Indonesia?
Di tengah banyaknya kampus yang kekurangan mahasiswa dan minim dukungan, pendirian kampus Universitas Republik Indonesia (URI) dinilai hanya akan menjadikan birokrasi makin gemuk dan tentu saja menghamburkan uang negara. Lantas pertanyaannya, quo vadis URI?
Paradoks Pendidikan Tinggi, Gelar Sarjana Tidak Lagi Menjamin Kerja
Gelar sarjana tidak lagi menjamin dapat terserap di dunia kerja. Akses pendidikan tinggi yang meluas tidak diikuti dengan penciptaan lapangan kerja formal. Pasar tenaga kerja lebih banyak menyerap pekerja di sektor berkeahlian rendah. Satu juta sarjana menganggur akan menjadi masalah berulang jika tidak terurai dengan benar.
Menangkal L687 Melalui Kurikulum, Solusi Nyata atau Sekadar Formalitas?
Pemerintah berencana memasukkan materi pencegahan budaya L687Q ke kurikulum pendidikan sebagai tindak lanjut Perpres No.111/2025. Namun, selama sistem sekuler liberal masih diadopsi, L687 akan tetap tumbuh subur dan mendatangkan malapetaka bagi individu, keluarga, masyarakat, dan negara. Diperlukan perubahan paradigma bernegara dari sistem sekuler menuju sistem Islam.
Anggaran Literasi Dipangkas, Konsekuensi Paradigma Anggaran Kapitalistik
Ketika anggaran perpustakaan dipangkas secara signifikan, sesungguhnya yang sedang dilemahkan adalah ekosistem pendidikan dan pembangunan kualitas generasi. Fenomena ini memperlihatkan bahwa pendidikan dalam sistem kapitalisme sering kali diposisikan sebagai sektor yang bergantung pada kemampuan fiskal negara.
Bullying dan Peledakan Bom di Sekolah, Potret Kegagalan Sistem Pendidikan Sekuler
Bullying telah berdampak serius pada terjadinya kekerasan ekstrem di sekolah, termasuk peledakan bom. Peristiwa ini tidak dapat dipandang sebagai tindakan kriminal biasa karena pelaku maupun korban masih berada pada usia sekolah. Peristiwa tersebut merupakan potret kegagalan sistem sekuler dalam menjamin keselamatan fisik dan psikologis anak.
Anggaran Perpustakaan Dipangkas, Bagaimana dalam Sistem Pendidikan Islam?
Anggaran Perpusnas untuk 2026 dipangkas nyaris setengah dari tahun sebelumnya. Bukan hanya di Jakarta, kebijakan ini juga berdampak ke berbagai daerah. Bagaimana sebenarnya kedudukan perpustakaan dalam sistem Islam?
Anggaran Pendidikan Tidak Terserap, Cermin Lemahnya Tata Kelola Pendidikan dan Tanggung Jawab Negara
Fenomena rendahnya penyerapan anggaran sesungguhnya bukanlah persoalan baru. Hampir setiap tahun pemerintah menghadapi tantangan yang sama, yaitu realisasi anggaran menumpuk pada akhir tahun. Bagaimana pandangan Islam?
