Insiden anjloknya KA di Indonesia sesungguhnya bukan baru kali ini, tetapi sudah sering terjadi. Namun, pemerintah nyatanya masih tidak mampu mencegah terulangnya insiden yang sama.
Kategori: Kemaslahatan Publik
Triliunan Bansos Mengendap di Rekening, Kemiskinan Kian Genting
Bansos diklaim sebagai instrumen vital pemerintah untuk mendukung masyarakat miskin dan kelompok rentan. Namun, sungguh mencengangkan, ditemukan sekitar Rp2,1 triliun dana bansos yang mengendap di 10 juta rekening penerima selama lebih dari tiga tahun. Ini tentu ironi, terlebih pada saat jutaan rakyat masih bergelut dengan kemiskinan.
Menyambut Tatanan Dunia Baru dengan Sistem Islam
Peradaban Barat dan ideologi kapitalisme tampak kian lemah dan merosot. Dunia membutuhkan kekuatan baru yang mampu menghilangkan hegemoni negara adidaya dan imperialismenya. Islam mampu menjadi kekuatan baru yang seimbang untuk melawan ideologi sekuler kapitalisme.
Utak-atik Standar Kemiskinan, Kapitalisme Gagal Menyejahterakan Rakyat
Perbedaan standar kemiskinan antara BPS dan Bank Dunia masih menuai polemik. Sayang, pemerintah enggan melihat realitas di lapangan dan lebih memilih pengambilan kebijakan populis seperti pemberian bansos, padahal itu sarat pencitraan. Ini jelas berbeda dengan sistem Islam, yang memosisikan negara sebagai penanggung jawab penuh atas kebutuhan dasar rakyat dengan standar pemenuhan yang layak.
Beras Oplosan di Dalam Sistem yang Penuh Kecurangan
Kecurangan dalam kasus beras oplosan ini tumbuh subur, masif, dan terjadi bertahun-tahun karena lemahnya pengawasan dan sistem sanksi oleh negara. Ini akibat penerapan sistem sekuler kapitalisme yang berorientasi pada perolehan keuntungan materi sebesar-besarnya. Pengelolaan beras dari hulu hingga ke hilir yang dikuasai oleh korporasi, membuktikan negara abai dalam mengawasi produksi dan distribusi beras.
Migas Milik Rakyat, Bukan untuk Dilelang
Liberalisasi migas adalah ciri khas ideologi kapitalisme. Bentuk liberalisasi ini tengah dilakukan dalam kebijakan lelang blok migas. Pelelangan blok migas membuka peluang bagi asing dan swasta menguasai SDA negeri ini.
Mental Rapuh, Buah Busuk Sekularisme
Kasus kekerasan dalam rumah tangga makin mengerikan. Realitas ini menunjukan gagalnya peran negara dalam mengatur kehidupan. Sistem sekularisme-kapitalisme telah membuat banyak orang, termasuk kaum muslim, menjadi manusia-manusia bermental rapuh.
Tambang Ilegal Marak, Negara Gagal Melindungi SDA
Maraknya tambang ilegal telah merugikan negara hingga ratusan triliun. Ini sejatinya menunjukkan kegagalan negara dalam mengawasi dan melindungi kekayaan alam. Sayang, negara tidak bersungguh-sungguh menghentikannya, padahal sudah merusak alam dan membahayakan masyarakat. Namun, tambang yang legal pun tidak lantas lebih baik. Bagaimana semestinya pengelolaan SDA tambang menurut sistem Islam?
Beras Mahal Saat Stok Melimpah, Distribusi Bermasalah, Rakyat Terkena Imbasnya
Tidak seharusnya harga beras naik di tengah melimpahnya stok beras di gudang Bulog. Sistem kapitalisme telah mereduksi peran negara dalam mengelola pangan (beras) sehingga negara melalaikan tanggung jawabnya dari aspek pengawasan. Akibatnya, pangan menjadi komoditas yang bisa diperdagangkan demi keuntungan ekonomi.
Islam Mengurai Benang Kusut Persoalan Perumahan
Program rumah subsidi yang selama ini berjalan nyatanya gagal menyolusi persoalan perumahan. Sekarang pemerintah justru berencana memperkecil ukuran luas rumah subsidi dengan tujuan menurunkan harga agar lebih terjangkau masyarakat.
