Sebagai minoritas, tentu tidak mudah bagi umat Islam di Bumi Lorosae untuk mengekspresikan dirinya. Terlebih benih-benih radikalisme Kristen tetap terpelihara di tubuh rakyat Timor Leste. Jejak pengusiran umat Islam terjadi beberapa kali.
Kategori: Tapak Tilas
[Tapak Tilas] Wajah Islam di Flobamora
Flobamora adalah akronim dari Pulau Flores, Sumba, Timor, dan Alor. Nama ini digunakan sebagai sebutan lain untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Meski penjajahan fisik dan militer sudah hengkang dari Flobamora, penjajahan pemikiran, politik, dan ekonomi sejatinya masih terus berlanjut atas nama pembangunan.
[Tapak Tilas] Rimpu Mbojo, Sisa Jejak Kesultanan Bima
Salah satu kekhasan masyarakat Bima Nusa Tenggara Barat yang dikenal hingga sekarang adalah busana kaum perempuannya yang disebut rimpu mbojo. Melihat bentuk dan fungsinya, pakaian ini jelas merupakan peninggalan budaya Islam yang kukuh mengakar.
[Tapak Tilas] Jejak Dakwah Islam di Pulau Garam
Kaum muslim Madura dikenal dengan ketegasannya. Jika potensi ini disandingkan dengan ruh Islam, kondisi umat yang hari ini meredup dan terjajah akan kembali memancar dan mulia. Bukankah sejarah kehidupan mereka begitu sarat dengan perjuangan? Kaum muslim di Pulau Garam sejatinya layak diharapkan berdiri di barisan paling depan dalam perjuangan mengembalikan kemuliaan Islam.
[Tapak Tilas] Masuknya Islam di Pulau Seribu Masjid
Sebelum kedatangan Islam, penduduk Lombok menganut ajaran agama Hindu-Buddha. Menurut penelitian, masuknya pengaruh Islam dimulai dari Kabupaten Lombok Utara. Dari sinilah Islam menyebar ke wilayah Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Timur.
[Tapak Tilas] Minoritas Muslim di Sunda Kecil
Hingga saat ini, kaum muslim di Bali masih menjadi minoritas. Meski terkesan damai, benih-benih intoleransi dan diskriminasi masih saja berpotensi terjadi. Hal ini bisa dipahami, mengingat ada perbedaan diametral antara ajaran Hindu dan Islam, mulai dari aspek keimanan hingga aspek aturan perbuatan.
[Tapak Tilas] Menelusuri Sisa Jejak Islam di Papua
Jika menilik jejak sejarah, jauh sebelum agama Kristen masuk, penduduk Papua sudah terlebih dahulu mengenal ajaran Islam. Bahkan kekuasaan politik Islam pernah tegak dan berjaya di bumi Papua, terutama di Papua Barat. Setidaknya tercatat ada sembilan kesultanan yang pernah eksis di sana.
[TapakTilas] Jejak Kesultanan Bacan di Maluku Utara
Ketika Kesultanan Bacan didirikan pada 1521, Sultan Zainal Abidin langsung menerapkan hukum-hukum Islam dalam sistem administrasi maupun kemasyarakatan. Ia benar-benar menjadikan posisi sultan sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.
[Tapak Tilas] Kesultanan Tidore, Pemimpin Perlawanan atas Penjajahan Belanda di Timur Nusantara
Pada masa lalu, Kota Tidore pernah menjadi pusat kesultanan Islam bernama Kesultanan Tidore. Bersama Kesultanan Gowa di Sulawesi Selatan dan Ternate di Maluku Utara, kesultanan ini termasuk kesultanan paling besar dan berpengaruh dalam penyebaran Islam di wilayah timur Nusantara. Bahkan pada masa kejayaannya, kehebatan Tidore pun diakui hingga Eropa.
[Tapak Tilas] Mengenal Kebesaran Kesultanan Ternate di Maluku Utara
Kesultanan Ternate pada masa Babulah benar-benar mencapai puncak kejayaannya. Ia dijuluki penguasa 72 pulau hingga tampil sebagai kekuasaan politik Islam terbesar di Indonesia timur. Ibu kota Ternate pun tampil sebagai pusat peradaban Islam, sampai-sampai dijuluki “Al-Mulukiyah”.
[Tapak Tilas] Akar Islam di Sulawesi Selatan
Sulsel dikenal sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia Timur karena posisinya ada di tengah-tengah kepulauan Nusantara. Posisi strategis inilah yang membuat wilayah Sulsel menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dari masa ke masa.
[Tapak Tilas] Mengenal Negeri Khalifatul Khamis di Buton Sulawesi Tenggara
Selain menunjukkan hubungan erat antara Nusantara dengan Kekhalifahan Islam, kisah Kesultanan Buton memberi pelajaran tentang pentingnya kekuasaan yang tegak di atas pemahaman ideologi Islam. Pengakuan dan semangat Islam saja jelas tidak cukup. Namun, bekal pemahaman ideologislah yang akan mengarahkan ke mana loyalitas politik harus diberikan dan apa yang mesti diperjuangkan.
