Fenomena bongkar pasang atau perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah terjadi sebanyak enam kali dalam kurun waktu kurang dari dua tahun masa pemerintahannya. Berbagai alasan disampaikan, tetapi semuanya kental dengan kepentingan menjaga hegemoni kapitalis dalam lingkaran kekuasaan. Mengapa semua ini bisa terjadi?
Kategori: Afkar
Pegawai Negara Meregang Nyawa Saat Bertugas, Di Mana Perlindungan Negara?
Tiga pegawai Dinas Pertanian di Papua tewas ditembak KKB. Ini bukan kasus pertama, juga bukan hanya soal keselamatan individu. Negara semestinya hadir sebagai junnah, yakni sebelum korban berjatuhan, bukan sekadar menangani akibat serangan.
Balada Pangan Mahal di Tengah Klaim Keberhasilan Swasembada
Di tengah klaim capaian swasembada, realitas di pasar justru menunjukkan kenaikan harga pangan. Swasembada tidak menjamin bahwa pangan tersedia dengan harga murah dan merata di seluruh wilayah. Masyarakat di berbagai daerah tetap menghadapi tingginya harga pangan.
Polemik Data Kemiskinan: Antara Standar Global, Realitas Nasional, dan Solusi Islam
Penulis: Chusnatul Jannah Muslimah News, FOKUS —Bank Dunia merilis data kemiskinan di Indonesia melalui laporan Macro Poverty Outlook edisi April 2026. Dalam laporan itu, disebutkan
Anggaran BNPB Turun, Keselamatan Rakyat Ada di Urutan Prioritas Keberapa?
Anggaran BNPB sejak 2020 sampai 2026 menurun drastis. Hal ini menjadi tanda melemahnya ruang fiskal lembaga yang bertanggung jawab atas koordinasi penanggulangan bencana. Efisiensi seharusnya tidak menghilangkan kemampuan negara untuk menjalankan fungsi perlindungan.
Keracunan MBG Berulang, Negara Gagal Menjamin Keamanan Pangan
Keracunan MBG kembali terjadi dengan 3.376 kasus baru dari berbagai daerah. Masalah MBG bukan sekadar teknis, tetapi terkait dengan penerapan sistem sekuler kapitalisme. Negara mengabaikan perannya sebagai penjamin keamanan pangan rakyat.
[Diskusi WAG] Rekening Massal: Inklusi Keuangan, Kepentingan Politik atau Target Global?
Pemberian rekening massal menimbulkan polemik sekaligus dugaan tujuan politik. Program ini merupakan bagian dari agenda kapitalisme global melalui PBB dan Bank Dunia, dengan sasaran negara berkembang berpenduduk besar.
Retorika Tanpa Realitas: Menelanjangi Ilusi HAM dalam Sistem Demokrasi
Slogan-slogan “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat” ataupun “konstitusi menjamin kebebasan, kesetaraan, dan keadilan” sering diulang-ulang dalam kampanye, pidato kenegaraan, bahkan masuk dalam kurikulum pendidikan. Pertanyaannya, apakah semua itu ada realitasnya atau retorika semata?
Serangan AS Menyasar Warga Sipil Iran: Kejahatan Perang dan Arogan!
Serangan udara AS telah menyasar warga sipil di Hormozgan, Iran sehingga menyebabkan lima orang tewas dan 68 orang luka-luka. Serangan udara AS di tengah proses negosiasi adalah bentuk arogansi dan ilegal. AS menggunakan kekuatan militernya untuk mengintimidasi Iran agar menerima syarat-syarat yang diajukan.
[Editorial] Jangan Lupakan Gaza!
Di tengah memanas dan meluasnya konflik politik Timur Tengah, bencana karhutla yang belum usai, disusul tenggelamnya Kapal Virgo di Laut Jawa yang memakan banyak korban, saudara-saudara kita di Gaza dan Palestina nyaris kehilangan panggung pemberitaan dunia. Padahal, krisis kemanusiaan yang terjadi di sana kian hari kian mengerikan dan kezaliman yang dilakukan tentara pendudukan benar-benar makin di luar nalar. Kita harus bagaimana?
Fathu Makkah: Momentum Politik yang Memerdekakan Masyarakat dari Penguasa Zalim
Fathu Makkah bukan sekadar penaklukan wilayah biasa, melainkan peristiwa agung yang membuka jalan bagi manusia berbondong-bondong masuk Islam. Fathu Makkah sebagai momentum politik yang memerdekakan masyarakat dari represi penguasa zalim.
[Nafais Tsamarat] Mukhlas
Orang yang mukhlas adalah orang yang Allah pilih karena keikhlasan, keimanan, dan ketawakalan mereka.
