Dunia pendidikan hari ini makin memprihatinkan. Makin maraknya kasus kekerasan, pelecehan, kecurangan akademik, hingga degradasi adab pelajar, menjadi gambaran nyata bahwa ada sesuatu yang keliru pada fondasi sistem pendidikan saat ini.
Kategori: Kolom
Pembagian Peran dalam Rumah Tangga, Pilihan atau Ketetapan Syariat?
Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang tidak menentu akibat diterapkannya sistem sekuler kapitalisme, tidak sedikit keluarga muslim yang mengalami kesulitan hidup. Kondisi ini kemudian mengakibatkan adanya “tukar peran” dalam keluarga. Bagaimana pandangan Islam tentang hal ini?
Sarjana Menganggur dan Distorsi Visi-Misi Perguruan Tinggi (Bagian 2/2: Pandangan Islam)
Ketika pendidikan kembali berasaskan wahyu dan negara menjalankan tanggung jawabnya mengurus kehidupan umat, perguruan tinggi tidak lagi menjadi pabrik pengangguran terdidik. Ia akan kembali menjadi rahim lahirnya para pemimpin, ilmuwan, dan pembangun peradaban.
Sarjana Menganggur dan Distorsi Visi-Misi Perguruan Tinggi (Bagian 1/2)
Selama perguruan tinggi tetap setia pada orientasi pasar dan standar global sekuler, pengangguran sarjana bukan kegagalan yang harus diperbaiki, melainkan hasil yang memang dikehendaki sistem. Ini karena sistem saat ini tidak membutuhkan manusia yang banyak berpikir. Ia hanya membutuhkan sedikit pekerja dan banyak yang saling berebut untuk mematuhinya.
“Marriage is Scary”, Alarm bagi Generasi dan Taruhan Masa Depan Peradaban Islam
Penulis: Chairunnisa Rahmawati, S.Pd. Muslimah News, KOLOM — Ungkapan “marriage is scary” (pernikahan itu menakutkan) makin populer di kalangan generasi muda. Pernikahan tidak lagi dipandang
[Kisah Ramadan] Becermin pada Perjuangan Rasulullah ﷺ Saat dan Pasca-Ramadan
Semangat perjuangan Rasulullah ﷺ dan para sahabat semestinya turut menggerakkan kaum muslim hari ini. Ramadan bukan waktu mempersempit makna ibadah pada ranah personal atau mahdhah saja, melainkan momentum melipatgandakan amal dalam seluruh aspek kehidupan.
Ramadan Tanpa Kepastian, Antara Klaim Rekonstruksi dan Realitas Pengungsian
Di Aceh, tenda pengungsian menggantikan rumah-rumah, gelapnya malam tanpa listrik menggantikan cahaya lampu masjid, dan kecemasan akan kehilangan pendapatan menggantikan ketenangan menyambut Bulan Suci. Mau sampai kapan?
Agar Rumah Tetap Menjadi Tempat Kembali
Rumah adalah tempat keluarga bernaung. Bagaimanapun aktivitas atau pekerjaan yang digeluti di luar rumah, pada akhirnya anggota keluarga akan kembali ke rumah. Apa yang bisa kita upayakan agar rumah menjadi tempat kembali bagi seluruh anggota keluarga kita?
Nasib Sekolah dan Pesantren Pascabencana Sumatra: Tanggung Jawab Negara dalam Perspektif Islam
Dalam pandangan Islam, sekolah dan pesantren bukanlah sekadar fasilitas pendidikan, melainkan instrumen strategis penjaga akidah dan pembentuk peradaban. Oleh karenanya, rusaknya infrastruktur pendidikan pascabencana bukan persoalan teknis semata, melainkan bukti gagalnya negara dalam menjalankan fungsi ri‘ayah terhadap generasi.
Moderasi Beragama Menyasar Gen Z, Apakah Dibiarkan Saja?
Generasi muda muslim menjadi incaran pengarusan moderasi beragama melalui narasi toleransi—atau lebih tepatnya toleransi kebablasan. Hasil survei yang menunjukkan tingginya tingkat toleransi Gen Z justru perlu kita waspadai. Mengapa?
Usulan Kompensasi Zakat sebagai Pajak, demi Apa?
Sepintas, usulan kompensasi zakat sebagai pajak (dalam sistem kapitalisme) dapat mengoptimalkan pengumpulan zakat dan selanjutnya bisa meningkatkan pemasukan negara, terlebih jika dikelola negara. Namun sesungguhnya, ini merupakan tindakan yang melampaui batas.
Superflu Bukan Sekadar Persoalan Klinis Kedokteran dan Urgensi Solusi Islam atasnya
Meluasnya virus superflu A(H3N2) subclade K tidak dapat hanya dilihat dari aspek klinis, melainkan harus komprehensif sebagai persoalan yang tidak terpisahkan dari aspek determinasi sosial kesehatan kapitalisme, yakni peradaban kapitalisme itu sendiri.
