Nasib Guru Honorer Vs. Pegawai SPPG, Kebijakan Salah Prioritas demi Popularitas

Pengangkatan pegawai SPPG menjadi ASN dengan status PPPK sungguh berkebalikan dengan nasib pahit para guru honorer. MBG menjadi program populis yang diprioritaskan dan dipaksakan, padahal sejatinya salah prioritas dan mementingkan popularitas penguasa belaka. Meski banyak masalah serius dan tuntutan untuk menghentikannya, MBG tetap berjalan, malah mendapatkan tambahan anggaran.

Selengkapnya

Share

Miras Beredar Bebas Berujung Kriminalitas, Islam Tegas Memberantas

Banyak kasus kejahatan terjadi karena dipicu miras. Sayang, pemerintah hanya melarang miras yang ilegal, sedangkan yang legal dibiarkan beredar luas. Asas sekularisme pada kapitalisme telah menjadikan negara mengabaikan prinsip agama dalam pembuatan aturan terkait miras. Miras yang jelas-jelas haram malah “dihalalkan”, padahal mudaratnya sudah jelas.

Selengkapnya

Share

Mendulang Cuan dari Lumpur Bencana, Kebijakan Nirempati dan Salah Prioritas

Pernyataan bahwa lumpur bencana bisa dijual ke swasta menunjukkan bahwa pemerintah tidak empati kepada korban bencana dan merupakan kebijakan yang salah prioritas. Rencana mendulang cuan dari lumpur bencana Sumatra ini mempertegas watak kapitalistik pemerintah.

Selengkapnya

Share

Adu Domba di Tanah Adat, Potret Konflik dan Kekerasan di Balik PSN Papua Selatan

Kasus kekerasan terhadap masyarakat adat di Merauke, Papua mencuat. Ini terjadi di tengah rencana pelepasan ratusan ribu hektar hutan di Papua Selatan untuk mendukung PSN. Semua ini berakar dari sistem sekuler kapitalisme yang menjadikan alam sebagai komoditas ekonomi, sedangkan kesejahteraan rakyat hanyalah jargon hampa.

Selengkapnya

Share

Utang Indonesia Membengkak, Keuangan Negara Bergejolak

Pemerintah telah melakukan penarikan utang negara hingga Rp349,3 triliun hanya dalam lima bulan pertama 2025. Jumlah utang negara yang meningkat lebih dari 100% semestinya menjadi alarm keras bagi stabilitas ekonomi nasional. Sedangkan utang negara adalah jebakan yang bisa membuat kedaulatan negara debitur tergadaikan.

Selengkapnya

Share

Kisruh Haji, Tanggung Jawab Negara Minim

Kisruh penyelenggaraan haji adalah masalah yang berulang setiap tahun. Semua berpangkal dari kapitalisasi ibadah haji dan lepasnya tanggung jawab negara atas urusan ini. Haji tidak dipandang sebagai ibadah wajib yang pelaksanaannya harus diurusi sebaik-baiknya oleh negara, tetapi justru sebagai komoditas ekonomi. Sejatinya, bagaimana penyelenggaraan haji di dalam sistem Islam?

Selengkapnya

Share

Longsor Tambang Rakyat Kembali Terjadi, Apakah Negara Peduli?

Miris, masyarakat terpaksa melakukan penambangan karena faktor kemiskinan. Meski berisiko, mereka tidak ada pilihan lain demi memiliki pencaharian. Pemerintah membiarkan rakyat berada dalam ancaman bahaya kematian saat bekerja, baik akibat longsor maupun pengaruh debu pertambangan.

Selengkapnya

Share