Gaya hidup modern menjadi ancaman kesehatan global karena berakar pada peradaban sekuler kapitalisme. Upaya modifikasi atau tambal sulam gaya hidup modern gagal secara nyata dan justru memperpanjang kesengsaraan masyarakat. Gaya hidup sehat butuh sistem kehidupan yang sahih.
Tag: kesehatan
[Kabar] Pemerhati: Terwujudnya Masyarakat Sehat Tidak Cukup dengan Edukasi, Perlu Upaya Sistemis oleh Negara
Pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti menyatakan, upaya untuk mencegah penyakit tidak menular dan mewujudkan masyarakat sehat, tidak cukup hanya dengan edukasi melalui media sosial, tetapi perlu upaya sistemis oleh negara.
[Kabar] Pemerhati: Sistem Kapitalisme Menyulitkan Layanan Kesehatan Publik
Temuan Ombudsman RI atas keluhan layanan rumah sakit mendapat perhatian pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti. “Fenomena ini menunjukkan ada faktor sistemis dan tentu saja hal tersebut dipengaruhi oleh cara pandang kehidupan yang diterapkan hari ini, yaitu sistem kapitalisme,” ujarnya.
[Kabar] Pemerhati: Rakyat Miskin Tidak Mendapatkan Layanan Kesehatan, Niscaya dalam Sistem Kapitalisme
Pasangan suami istri di Aceh Utara menjadi perhatian karena masuk kategori Desil 8, padahal kondisi ekonomi mereka jauh dari cukup. Akibatnya, mereka tidak lagi berhak atas layanan kesehatan gratis. Menurut pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti, kondisi rakyat miskin tidak mendapat layanan kesehatan adalah keniscayaan dalam sistem kapitalisme.
Pemerataan Pelayanan Kesehatan Hanya Bisa Terwujud dengan Sistem Islam, Bukan Sistem Kapitalisme
Pemerataan layanan kesehatan hanya bisa terwujud jika mata rantai kapitalisme yang menjadikan kesehatan sebagai industri diputus. Ini karena masalahnya bukan pada kelangkaan sumber daya, melainkan pada kesalahan tata kelola.
[Kabar] Mahalnya Layanan Kesehatan, Pemerhati: Keniscayaan dalam Kapitalisme
Pernyataan Dirut BPJS bahwa biaya kesehatan itu mahal mendapat respons pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti. Ia menuturkan, dalam tata kelola sistem kapitalisme, hal ini adalah keniscayaan. “Pasalnya, kesehatan dianggap sebagai komoditas. Ibarat barang dagangan, hanya bisa didapatkan jika ada uang,” jelasnya.
[Kabar] Penonaktifan PBI Jaminan Kesehatan, Pemerhati: Negara Membahayakan Nyawa Rakyatnya
Pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti menyatakan, penonaktifan Peserta Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan jelas membahayakan nyawa pasien. “Kebijakan ini sangat zalim karena negara justru menimbulkan bahaya pada rakyatnya sendiri. Padahal, seharusnya negara berperan sebagai pelindung rakyat,” ungkapnya.
[Kabar] Pemerhati: Faktor Determinan Sosial Kesehatan yang Baik Membutuhkan Tata Kelola Islam
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan akan merancang program kesehatan berkelanjutan. Menurut pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti, hal tersebut hanya terwujud dengan tata kelola Islam.
[Kabar] Pemerhati: Sistem Kapitalisme Mendiskriminasi Layanan Kesehatan untuk Rakyat
Pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti menilai, pengurangan jumlah peserta penerima bantuan iuran BPJS meneguhkan kebijakan negara yang menjadikan kesehatan sebagai komoditas. “Ini menunjukkan jaminan negara atas biaya kesehatan bukanlah hak rakyat. Tampak negara melakukan diskriminasi atas rakyatnya,” ungkapnya.
[Kabar] Pemerhati: Konsekuensi Kapitalisme, Kesehatan Dianggap sebagai Komoditas Bisnis
Program JKN disebut sebagai ambisi besar negara untuk menghadirkan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti menyampaikan, dalam sistem kapitalisme, kesehatan adalah komoditas. “Konsekuensinya, layanan kesehatan ibarat bisnis dan yang menjadi fokus adalah untung rugi,” ucapnya.
Mengurai Masalah Kesehatan Masyarakat Butuh Paradigma Sistemis
Menko PMK menekankan agar seluruh upaya kesehatan masyarakat berpijak pada pendekatan One Health. Namun, konsep ini justru bermasalah, karena problem kesehatan masyarakat tidak lepas dari penerapan sistem sekuler kapitalisme. Untuk itu, kita perlu membenahi paradigma kesehatan menurut landasan Islam.
[Kabar] Keluhan terhadap Layanan Kesehatan dalam Kapitalisme, Pengamat: Suatu Keniscayaan
Pengamat kebijakan publik dr. Arum Harjanti menilai, keluhan layanan kesehatan dalam sistem kapitalisme sejatinya adalah suatu keniscayaan. Berikut penuturannya.
