[Editorial] Kecaman di SU PBB: Gagalnya Sistem Politik Global dan Hipokrisi Kepemimpinan Sekuler

Aksi walk out massal dilakukan oleh sejumlah besar delegasi negara, termasuk Indonesia, saat gembong Zion*s Netanyahu hendak menyampaikan pidatonya dalam Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB pada September 2026. Namun, alih-alih terpojok, Netanyahu justru menyindir mereka sebagai pengecut moral. Kok bisa?

Selengkapnya

Share

Penjara Zion*s Tempat Genosida Tahanan Palestina, Hanya Khilafah yang Mampu Membebaskannya

Sekitar 9.300 warga Palestina masih ditahan Zion*s Yahudi, termasuk 350 anak dan 49 perempuan. Kondisi penahanan sangat buruk hingga merenggut puluhan nyawa. Sungguh, Palestina hanya bisa dibebaskan jika Khilafah berdiri untuk melindungi tanah yang Allah berkahi tersebut. Khilafah juga akan mengusir para penjajah dari dunia Islam.#Fokus

Selengkapnya

Share

[Kabar] Dukungan Eropa terhadap Genosida di Gaza, Aktivis: “Topeng” Barat Retak Sepenuhnya

Pengakuan terhadap negara Palestina terus dilakukan Uni Eropa, tetapi mereka juga tetap menjadi mitra Zion*s. Merespons tindakan Uni Eropa ini, aktivis dakwah Taimullah Abu Laban menyatakan “topeng” dunia Barat telah retak sepenuhnya. Berikut penuturannya.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Tindakan Cina di Turkestan Timur Tidak Kalah Berbahaya dengan Perang di Gaza

Jubir Divisi Perempuan kelompok dakwah ideologis internasional menyatakan, tindakan Cina di Turkestan Timur merupakan perang yang tidak kalah berbahayanya dengan perang Zion*s di Gaza. “Ini perang genosida yang menyingkap kebencian mendalam terhadap Islam dan kaum muslim,” ucapnya.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Pidato Presiden di PBB, Direktur FIWS: Tidak Menyebut Siapa Pelaku Genosida

Pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Majelis Umum PBB, Selasa (23-9-2025), dikritisi Direktur FIWS Farid Wadjdi.
“Memang benar Presiden Prabowo berbicara tentang perdamaian dunia, termasuk mengakui adanya genosida di Gaza. Namun, menurut saya, hal paling fatal adalah tidak menyebutkan siapa pelaku genosida itu,” ucapnya.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Genosida dan Pelaparan Sistemis di Palestina Hanya Dapat Dihentikan dengan Sistem Islam

Kondisi yang sangat memprihatinkan di Palestina menjadi fokus perhatian ratusan tokoh muslimah se-Indonesia yang hadir pada Bincang Hangat: “Politik Pelaparan Gaza dan Tanggung Jawab Kita”, Jumat (8-8-2025). Mereka sepakat, ini bisa dihentkan ketika sistem Islam diterapkan.

Selengkapnya

Share

Waktunya untuk Menyatakan bahwa Perikemanusiaan Sungguh Telah Mati

Menjadi hak rakyat Gaza—dan kami—untuk menyatakan bahwa perikemanusiaan sungguh telah mati dan bertransformasi menjadi tubuh tanpa jiwa. Kami mengatakan ini sambil menangis darah dan dengan hati yang tercabik-cabik.

Selengkapnya

Share