[Kabar] Tindakan Cina di Turkestan Timur Tidak Kalah Berbahaya dengan Perang di Gaza

[Kabar] Tindakan Cina di Turkestan Timur Tidak Kalah Berbahaya dengan Perang di Gaza

Muslimah News, INTERNASIONAL — East Turkestan Government (11-9-2025) menyampaikan, selama 24 tahun terakhir, Cina telah melancarkan terorisme negara, genosida, dan kejahatan kemanusiaan. Mereka membantai desa-desa Uighur, mengubah Turkestan Timur menjada negara pengawasan militer, serta memenjarakan jutaan orang Uighur, Kazakh, Kirgistan, dan suku-suku Turki lainnya.

Tindakan-tindakan itu termasuk memperbudak jutaan rakyat Turkestan Timur, mensterilkan paksa ratusan ribu perempuan, dan membunuh puluhan ribu pemuda.

Tidak Kalah Berbahaya

Menanggapi hal ini, juru bicara (jubir) Divisi Perempuan kelompok dakwah ideologis internasional menyatakan, tindakan Cina di Turkestan Timur merupakan perang yang tidak kalah berbahayanya dengan perang Zion*s di Gaza. “Ini perang genosida yang menyingkap kebencian mendalam terhadap Islam dan kaum muslim, perang yang dilancarkan oleh musuh-musuh Islam di mana pun,” ucapnya kepada Kantor Berita ideologis internasional, Jumat (19-9-2025).

Ia mengutarakan, perang di Turkestan Timur adalah perang diam-diam yang bertujuan memusnahkan suatu bangsa, melenyapkan identitas mereka, mencabut akar mereka, dan mengalihkan mereka dari din mereka hingga mereka terserap ke dalam budaya komunis Cina. “Sedangkan perang Zion*s dideklarasikan dengan senjata dan kelaparan untuk membasmi garis keturunan rakyat Gaza, menduduki tanah mereka, dan mewujudkan impian besar Zion*s,” bebernya.

Perang-perang yang dilancarkan oleh para penindas ini, ujarnya, tidak lain adalah perang pemusnahan. “Tujuannya adalah melenyapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan Islam dan muslim, serta menegakkan peradaban kafir yang kriminal milik para penindas. Mereka saling mendukung menumpahkan kehormatan dan darah, melanggar kesucian, juga merampas tanah kaum muslim,” paparnya.

Di tengah semua ketakadilan dan penindasan ini, sambungnya, tampak sikap rakyat Gaza yang teguh. “Mereka memberi pelajaran kepada dunia tentang pengorbanan dan kegigihan dalam membela tanah air. Begitu pula, kita melihat muslim Uighur tidak tergoyahkan, berdiri tegak bagai akar tanah yang tidak tercabut oleh siapa pun,” cetusnya.

Seruan

Untuk itu, jubir menyeru kepada kaum muslim. “Di mana posisi kalian? Mengapa kalian bersikap hina dan diam seperti ini? Putra-putri kalian melawan meskipun menghadapi kebrutalan dan penindasan. Mereka berjuang dengan keyakinan yang kuat dan teguh, dan mereka tetap bangga meskipun dipermalukan oleh otoritas Cina,” serunya.

Ia juga mengingatkan para ulama. “Saudara-saudari kalian di Turkestan sedang dieksekusi karena tidak ingin Islam direnggut dari mereka. Mereka adalah para ulama yang menyebarkan dan mengklarifikasi hukum-hukumnya. Namun, Cina berusaha membungkam mereka. Sudahkah kalian berbicara tentang perang yang diam-diam dilancarkan Cina terhadap umat Islam di sana, mengungkapnya dari mimbar-mimbar, dan menginformasikannya kepada masyarakat umum? Sudahkah kalian menyerukan kepada tentara-tentara muslim dan mendesak mereka untuk segera mengakhiri genosida dan pembersihan etnis ini?” tanyanya lugas.

Jubir mengatakan, musuh-musuh Islam memandang kaum muslim sebagai satu umat dan memperlakukan kaum muslim di seluruh negeri Islam sebagai musuh mereka. “Mereka membenci dan membunuh anak-anak kita, serta berusaha memusnahkan kita semua. Jadi, kapankah kalian akan bertindak? Kapankah darah kalian mendidih dan kalian yakin bahwa ini adalah perang eksistensi? Kapankah kalian akan memahami bahwa perang ini adalah perang antara dua peradaban, peradaban Islam kita dan peradaban Barat mereka?” tanyanya lagi.

Padahal, tegasnya, terdapat perbedaan besar antara peradaban yang didirikan oleh Sang Pencipta alam semesta dengan peradaban yang didirikan oleh seorang hamba yang tidak tahu berterima kasih. [MNews/RA]

Share

2 thoughts on “[Kabar] Tindakan Cina di Turkestan Timur Tidak Kalah Berbahaya dengan Perang di Gaza”

  1. Sejak awal MBG sy sudah kurang setuju, mengingat semakin membuka celah korupsi dan dari mana menghitung nya dgn anggaran hanya 10 ribu bisa dapat makanan bergizi? Diserahkan pd org tuannya yg tau persis kebutuhan anak2 nya itu jauh lebih baik dan jauh dr korupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *