Menyorot pernyataan pemimpin partai politik sayap kanan Prancis National Rally yang mengusulkan kembali larangan penggunaan hijab di ruang publik sebagai bagian dari agenda politiknya, aktivis muslimah Asma Siddiq angkat bicara. “Sekularisme telah menjadikan islamofobia dan demonisasi ajaran Islam sebagai alat kampanye politik sekuler,” kritiknya.
Kategori: Internasional
[Kabar] Aktivis: Dekret Netralitas di Belgia Menyudutkan Muslimah
Aktivis muslimah Belgia Yasmin Malik mengkritisi Dekret Netralitas dalam Pendidikan di Belgia yang disahkan oleh Parlemen Komunitas Prancis Belgia pada 2 April 2026 lalu. ”Perdebatan tentang netralitas di Belgia menempatkan muslimah dalam posisi tersudut,” ungkapnya.
[Kabar] Said Bitomwa Meminta Uganda untuk Menghadapi Kapitalisme, Bukan Mengusir Warga Turki
Said Bitomwa, aktivis dakwah di Tanzania meminta Uganda harus menghadapi musuh yang sebenarnya, yakni ideologi kapitalisme, daripada fokus pada kebencian terhadap Islam dan pengusiran warga Turki. Hal tersebut disampaikannya setelah Kepala Angkatan Pertahanan Uganda mengeluarkan arahan agar seluruh warga negara Turki segera meninggalkan Uganda.
[Kabar] Eskalasi Konflik Yaman, FWIS: Dinamika Perebutan Pengaruh Global AS dan Inggris
Eskalasi taktik udara dan perebutan jalur maritim strategis Bab al-Mandab kembali memicu ketegangan geopolitik di Yaman. Direktur FIWS Farid Wadjdi menyatakan, pengaruh global dan konflik di Yaman ini tidak dapat dilepaskan dari pertarungan kekuatan global, khususnya intervensi AS dan Inggris.
[Kabar] UIY: Dua Kemungkinan di Balik Agresi Trump terhadap Iran
Cendekiawan muslim Ustaz Ismail Yusanto menilai, ada dua kemungkinan yang melatarbelakangi sikap agresif Presiden Donald Trump terhadap Iran., yaitu lobi Yahudi di AS untuk kepentingan Isra*l dan kepentingan industri perang.
[Kabar] Aktivis: Rusia Telah Berubah dari Kekuatan Global Menjadi Kekuatan Regional
Aktivis dakwah asal Ukraina Fazyl Amzaev menyatakan, tujuan AS dalam konflik Rusia-Ukraina adalah mengubah Rusia dari kekuatan global menjadi kekuatan regional. “Rencana ini, khususnya, menyiratkan pencegahan aliansi apa pun, baik ekonomi, militer, maupun politik, antara Rusia dan Cina,” jelasnya.
[Kabar] Pembentukan Pakta Makkah, FIWS: Masing-Masing Negara Punya Kepentingan
Pengamat politik internasional sekaligus Direktur Forum on Islamic World Studies (FIWS) Farid Wadjdi menilai pembentukan Pakta Makkah oleh Arab Saudi, Pakistan, dan Turki tidak terlepas darikepentingan masing-masing negara. “Ya, masing-masing negara ini punya kepentingan kalau saya lihat, ya,” ungkapnya.
[Kabar] Aktivisme untuk Palestina Harus Merangkul Visi Perubahan yang Jelas
Asma Siddiq selaku anggota Kantor Berita ideologis internasional menyatakan bahwa “Palestina merdeka” tidak akan pernah terwujud melalui solusi dua negara, gencatan senjata, atau perjanjian perdamaian. Genosida dan pendudukan juga ia tegaskan tidak akan berakhir melalui boikot global, ICC, atau PBB. “Oleh karena itu, aktivisme untuk Palestina harus merangkul visi perubahan yang jelas,” ujarnya.
[Kabar] Penahanan 1.700 Jenazah Warga Palestina oleh Zion*s, Aktivis: Penghinaan terhadap Kehormatan Kaum Muslim
Zion*s Yahudi dilaporkan menahan 1.700 jenazah warga Palestina sebagai alat tawar untuk negosiasi sandera pada masa depan, meski Ham*s melepas seluruh tawanan. Penulis dan aktivis Forum Lingkar Studi Tsaqafah Islam Ir. Titi Hutami menilai, tindakan ini bentuk penghinaan terhadap kehormatan kaum muslim. Berikut penjelasannya.
[Kabar] Raksasa Finansial Global Masuk Ranah Sawah, Analis: Jangan Ada Komersialisasi Baru atas Tanah!
Raksasa finansial global hingga yayasan dinasti kapitalis dunia menyuntikkan modal ke sektor pertanian sawah di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Analis Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD) Fajar Kurniawan berharap, hal ini jangan sampai memunculkan komersialisasi baru atas tanah. Berikut ulasannya.
[Kabar] Aktivis: Respons Kaum Muslim terhadap Palestina Masih Up and Down
Muslimah News, INTERNASIONAL — Situasi Palestina yang kian memprihatinkan memunculkan beragam respons dari kaum muslim, termasuk di Indonesia. Namun, perhatian tersebut dinilai masih belum konsisten
[Kabar] Aktivis: Seharusnya Setiap Muslim Resah terhadap Pendudukan Zion*s di Baitulmaqdis!
Genosida di Tepi Barat oleh pemukim Yahudi masih terus membara. Aktivis muslimah Dr. Fika Komara mengatakan, fakta ini seharusnya menjadi keresahan bagi setiap muslim yang peduli dengan Baitulmaqdis.
