[Kabar] Rakyat Palestina Terjebak dalam Penindasan Pasukan Pendudukan dan para Pemukim Yahudi

Pasukan pendudukan (Zion*s) telah memberlakukan pengepungan militer di berbagai wilayah Tepi Barat bagian utara sejak Jumat (24-7-2026). Jubir Divisi Perempuan jemaah dakwah ideologis internasional mengatakan, ini menyebabkan rakyat Palestina terjebak dalam dua penindasan, yaitu oleh tentara pendudukan dan kelompok pemukim Yahudi.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Perjanjian Nuklir AS-Arab Saudi Memperkuat Dominasi AS di Timur Tengah

AS dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan kerja sama nuklir sipil pada Rabu (22-7-2026) dengan syarat bahwa Arab Saudi bergabung dengan Abraham Accords, yakni menormalisasi hubungan dengan Zion*s. Menurut Direktur FIWS Farid Wadjdi, ini adalah keinginan AS untuk lebih memperkuat dominasinya di Timur Tengah.

Selengkapnya

Share

[Kabar] UIY: Rapuhnya Kesepakatan AS–Iran, Saat Kepentingan AS Lebih Diutamakan

Konflik antara AS dan Iran kembali pecah setelah keduanya melakukan kesepakatan damai. Cendekiawan muslim Ustaz Ismail Yusanto menilai, rapuhnya kesepakatan AS dan Iran menjadi bukti bahwa dalam hubungan antarnegara, kepentingan AS lebih diutamakan daripada komitmennya.

Selengkapnya

Share

[Kabar] FIWS: Ketiadaan Kekuatan Politik Islam Global Membuat Muslim India Ditindas

Sejak berkuasa di India pada 2014, Perdana Menteri Narendra Modi telah banyak melakukan penindasan pada muslim India. Menurut Direktur FIWS Farid Wadjdi, selain ada kelemahan politik internal muslim India, ini juga mencerminkan kelemahan umat Islam internasional karena tidak memiliki kekuatan politik global yang disegani.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Malaysia Khawatir Zion*s Masuk Negaranya dengan Paspor Ganda, Aktivis: Dapat Dimengerti!

Kemendagri Malaysia meluncurkan penyelidikan intensif pada Juli 2026 terhadap Network School karena diduga beberapa peserta berkewarganegaraan Zion*s memasuki negara tersebut menggunakan paspor ganda. Aktivis muslimah Dr. Fika Komara menilai, kekhawatiran berbagai pihak di Malaysia tersebut dapat dimengerti. Berikut ulasannya.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Bukankah Sudah Waktunya Masjidilaqsa Dibebaskan?

Penyerbuan Masjidilaqsa oleh kelompok Yahudi ekstremis pada Kamis (23-7-2026) disorot juru bicara (jubir) jemaah dakwah ideologis internasional di Palestina. Ia menegaskan, ini bukan peristiwa baru. “Ini kejadian terus-menerus. Jadi, bukankah sudah waktunya Masjidilaqsa disucikan dan dibebaskan?” ucapnya.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Keputusan AS Menyatakan Perang terhadap Iran Adalah Pelanggaran Hukum

Perang antara Iran dan AS yang kembali terjadi mendapat perhatian jubir jemaah dakwah ideologis internasional di AS. Ia menilai, keputusan pemerintahan Trump untuk menyatakan perang terhadap Iran adalah pelanggaran hukum dan tidak sah sejak awal.

Selengkapnya

Share

[Kabar] RUU Zion*s tentang Larangan Azan, Aktivis: Upaya Mematikan Syiar Islam

Sekjen OKI mengutuk persetujuan awal Knesset Zion*s atas RUU yang bertujuan membatasi kumandang azan di masjid. Penulis dan aktivis Forum Lingkar Studi Tsaqafah Islam Ir. Titi Hutami menyatakan, ini artinya mereka tengah berupaya untuk mematikan syiar Islam dan mengumandangkan permusuhan terhadap Islam di negeri para nabi tersebut.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Aktivis: Komunike Cina-Bangladesh Merugikan Umat Muslim

Dewan Negara Republik Rakyat Cina menerbitkan Komunike Bersama Antara Republik Rakyat Cina dan Republik Rakyat Bangladesh pada 26 Juni 2026. Namun, aktivis dakwah asal Pakistan Musab Umair menilai, komunike tersebut merugikan umat Islam. Berikut ulasannya.

Selengkapnya

Share

[Kabar] MoU Iran-AS, Syekh ‘Atha’: “Perangkap” AS Akibat Kegagalan Militer dan Krisis Energi

Menyoroti penandatanganan MoU antara Presiden Iran dan Presiden AS di Istana Versailles, Prancis (18-6-2026), Syekh ‘Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah menyampaikan, MoU ini adalah “perangkap” persahabatan yang menyelamatkan posisi politik Trump yang terdesak akibat kegagalan militer dan krisis harga energi di AS.

Selengkapnya

Share

[Kabar] Pemimpin Militer Pakistan Melayani AS, Aktivis: Tidak Mengherankan

Wapres AS J.D. Vance melontarkan candaan di sela-sela pembicaraan AS-Iran di Swiss, Ahad (21-6-2026), bahwa Marsekal Asim Munir, pemimpin militer Pakistan, adalah salah satu orang penting baginya. Menurut aktivis dakwah asal Pakistan Bilal al-Muhajir, ini menunjukkan peran kepemimpinan militer Pakistan yang melayani AS dan bukan hal mengherankan.

Selengkapnya

Share