Genosida oleh Zion*s tidak hanya melukai fisik anak-anak Gaza, tetapi juga mental mereka, apalagi Zion*s sengaja menargetkan anak-anak saat melakukan serangan. Solusi bagi penderitaan anak-anak Gaza tidak cukup hanya dengan mengobati luka fisik dan jiwa mereka, melainkan melenyapkan pendudukan Zion*s.
Tag: gaza
Dehumanisasi Muslim Palestina oleh Zion*s, Mengerikan!
Zion*s terus melakukan serangan ke Jalur Gaza. Mereka tidak segan melakukan pembunuhan tanpa pandang bulu terhadap seluruh warga Palestina, termasuk pada anak-anak. Mereka melakukan dehumanisasi secara mengerikan.
Gaza Terus Diserang, Urgensi Tegaknya Khilafah sebagai Junnah
Serangan Zion*s yang tiada henti terhadap Gaza meyakinkan kita bahwa persoalan Gaza dan Palestina tidak bisa diselesaikan di meja perundingan. Kaum muslim wajib menolong Palestina bukan sekadar dengan bantuan logistik, melainkan dengan jihad fisabilillah untuk mengusir penjajah. Khilafah sebagai junnah (perisai) akan merealisasikan solusi hakiki ini.
Hukum Tawanan dalam Islam
Parlemen Zion*s, Knesset telah mengesahkan UU yang menginstruksikan pengadilan militer untuk menjatuhkan hukuman mati kepada warga Palestina yang terbukti membunuh warga Zion*s. Selama ini, Zion*s juga telah menyiksa tawanan, berupa penyiksaan fisik, psikologis, dan seksual kepada warga Palestina yang ditahan. Lantas, sebenarnya bagaimanakah hukum tawanan dalam Islam?
Jihad, Tindakan Nyata untuk Menghentikan Provokasi Yahudi di Masjidilaqsa
Zion*s Yahudi menyerbu kompleks Masjidilaqsa dan melakukan tindakan provokatif lainnya pada hari yang mereka sebut sebagai “Hari Kemerdekaan”. Peristiwa ini seharusnya memantik kesadaran kaum muslim, terutama para pemimpinnya bahwa segala kecaman dan tindakan diplomasi tidak berarti di mata entitas Zion*s Yahudi.
Jeruji Palestina dan Ilusi Keadilan Global
Dalam kasus Palestina, nilai-nilai HAM tampak diterapkan secara diskriminatif, yang dengan kata lain tidak berujung pada konsekuensi yang sepadan. Warga Zion*s tunduk pada hukum sipil, sedangkan warga Palestina diadili di pengadilan militer dengan tingkat vonis bersalah yang sangat tinggi.
Demiliterisasi, Upaya Barat Membungkam Perlawanan Rakyat Gaza
Demiliterisasi menjadi cara AS untuk mengendalikan politik dan militer Gaza. Ini membuktikan bahwa genosida masih terus berlangsung dan Zion*s-AS bekerja sama memadamkan spirit perlawanan yang masih tersisa demi menguasai penuh tanah Gaza.
Zion*s Menggusur Paksa Muslim Palestina, Mengapa Dunia Bungkam?
Zion*s menggusur paksa pada warga muslim Palestina di Yerusalem Timur, padahal resolusi internasional menyatakan rakyat Palestina sebagai pemilik sahnya. Miris, negeri-negeri muslim bungkam, bahkan tunduk pada hegemoni AS. Sungguh, umat membutuhkan Khilafah sebagai institusi pelindung dari kejahatan negara-negara kafir.
[Kabar] Gaza Makin Habis, Kaum Muslim Malah Berkhianat
Pegiat Palestina dan motivator Annisa Theresia Maqdisia, S.Sos., M.Si. menyesalkan sikap kaum muslim terhadap Gaza. ” Kalau kita bicara tentang Gaza, Gaza yang saat ini sudah habis hanya tinggal 58% saja setelah Thufan al-Aqsha. Bukannya kita sadar, kebanyakan umat muslim malah asyik berkhianat,” tuturnya.
[Kabar] Pengusiran Paksa di Al-Auja, Bukti Buruknya Sistem Internasional
Peningkatan serangan dari para pemukim Yahudi kepada komunitas Badui di daerah Air Terjun Al-Auja, Palestina, menyebabkan sekitar 20–33 keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Jubir Divisi Perempuan jemaah dakwah ideologis internasional menilai, serangan ini menjadi bukti buruknya sistem internasional.
[Kabar] Serangan Zion*s ke Jalur Gaza, Pelanggaran Sistematis
Pasukan Zion*s melakukan serangkaian serangan intensif di Jalur Gaza pada akhir Januari 2026 dengan menargetkan rumah, tenda pengungsi, dan kantor polisi. Jubir Divisi Perempuan jemaah dakwah ideologis internasional menilai, pasukan pendudukan melakukan kejahatan ini dalam pola pelanggaran sistematis yang jelas.
Algoritma dan Shadow-Ban, Bukti Negara Tidak Berdaya Menghadapi Tantangan Hegemoni Digital
Para korporat media global merealisasikan hegemoni mereka di dunia digital melalui permainan algoritma dan shadow-ban. Sayang, upaya Indonesia untuk membentengi generasi muda dari dampak buruk platform digital produk kapitalisme sangat tidak sepadan dengan masifnya invasi konten negatif di layar gawai mereka.
