Muslimah News, FOKUS — Menjelang Ramadan harga komoditas pangan seperti telur, cabai rawit, daging, beras, gula pasir, dan bawang, di berbagai kota di Indonesia terus
Tag: kenaikan harga
[Politik Ekonomi Islam] Sumber-Sumber Ekonomi (Bagian 30/46)
Harga-harga pada negara yang mengeluarkan mata uang akan berpengaruh terhadap naik turunnya nilai mata uang, bukan supply and demand. Hanya saja, pengaruh supply and demand bersifat temporal, yaitu ketika penawaran banyak, tetapi tidak lama kemudian akan kembali sesuai dengan harga-harga dalam negeri.
Harga Elpiji Rasa Sultan, Ekonomi Rakyat Jumpalitan
Kenaikan harga elpiji nonsubsidi membuat pelaku usaha memutar otak agar roda usaha mereka tetap berjalan. Tidak heran apabila melambungnya harga elpiji nonsubsidi makin tidak terjangkau bagi pelaku usaha kecil. Harga elpiji rasa sultan, rakyat serasa jumpalitan memenuhi kebutuhan agar keluarga mereka tidak kelaparan.
HET Minyak Goreng, Minyak Murah “Digoreng” Korporasi
Adanya polemik minyak goreng bukan hanya soal kelangkaan sehingga penetapan HET menjadi solusi pemerintah. Namun, berhubung harga adalah alat pengendali dalam sistem kapitalisme, pada titik inilah para kapitalis sangat leluasa bermain sehingga dapat meraih profit sebesar-besarnya dalam wujud kebijakan apa pun.
CPO Melambung, Rakyat Untung atau Buntung?
Kurangnya peraturan yang jelas selama ini membuat perusahaan swasta melenggang tenang. Demi pundi-pundi rupiah, mereka memperluas kebun sawit tanpa memperhatikan akibat buruk yang akan terjadi beberapa waktu ke depan. Siapakah yang menjadi korban? Mereka adalah rakyat, bukan para konglomerat.
Gagal Antisipasi Lonjakan Harga, Pemerintah Jangan Ghosting”
Belum usai pandemi membuat ekonomi rakyat babak belur, kini ditambah lagi dengan lonjakan harga pangan. Tampak sekali penguasa memang minim empati, bahkan “ghosting” (tiba-tiba menghilang) tidak bertanggung jawab atas kondisi demikian. Padahal, rakyat butuh kepastian untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.
Harga LPG Nonsubsidi Melambung, Kado Pahit Awal Tahun
Harga LPG nonsubsidi kembali naik akibat menyikapi lonjakan harga di level internasional. Kondisi yang sama terus berulang tiap tahun. Benarkah Indonesia sama sekali tidak memiliki jalan untuk menuntaskan kekhawatiran masyarakat akan naiknya harga LPG pada tahun-tahun mendatang?
