Sejarah membuktikan, saat kepemimpinan Islam tegak, muruah Islam dan umatnya benar-benar terjaga. Tidak ada satu pun musuh yang berani bertindak gegabah, melainkan pemimpin Islam siap mengangkat senjata.
Kategori: Editorial
[Editorial] Tumbal Komersialisasi Pendidikan (Nyatanya) Tidak Hanya Riska
Biaya yang mahal memang menjadi salah satu problem besar dunia pendidikan dalam sistem sekuler kapitalistik liberal. Namun, dalam sistem Islam, support negara Islam dalam sistem pendidikan begitu maksimal. Termasuk dalam mewujudkan layanan pendidikan gratis dan berkelas bagi seluruh rakyatnya. Terbukti sepanjang belasan abad, pendidikan Islam bisa benar-benar menjadi salah satu pilar peradaban cemerlang.
[Editorial] Tertutup atau Terbuka, Pemenangnya Sama Saja
Sungguh sayang, masyarakat masih saja berharap demokrasi bisa menjadi jalan perubahan, sedangkan kerusakannya tidak bisa diabaikan. Berulang kali mereka terjebak dalam konflik berkepanjangan. Terbelah dalam pandangan politik yang penuh kesia-siaan. Padahal, politik dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat mulia karena bermakna pengurusan urusan umat dengan aturan-aturan Islam saja.
[Editorial] Perppu Ciptaker, Sengkarut Regulasi di Negeri Sekuler
Alih-alih memperbaiki bahkan mencampakkan UU yang menjadi salah satu induk kerusakan ini, pemerintah dengan alasan mengada-ada malah mengukuhkannya dalam bentuk Perppu hanya demi mengakomodasi kepentingan para pemilik modal atas nama menggenjot perekonomian nasional.
[Editorial] 2023, Masihkah Berharap pada Sistem Sekuler Kapitalisme Neoliberal?
Jika umat ingin kembali merasakan hidup bahagia, sejahtera, dan penuh berkah, satu-satunya cara adalah dengan mencampakkan sistem sekuler kapitalisme neoliberal yang jahiliah dan beralih menuju sistem Islam yang berasal dari wahyu Allah Swt.. Jadi, bukan sekadar mengganti orang karena kerusakan bukan sekadar ada pada orang, melainkan ada pada asas sistem yang diterapkan.
[Editorial] Pekerja Migran, Antara Dunia Nyata dan Harapan
Problem kemiskinan dan sulitnya pekerjaan di dalam negeri menjadikan pekerja migran Indonesia sebagai peluang tersendiri. Tidak jarang yang nekat berangkat, meski bekal pengetahuan dan skill masih minim, bahkan hingga terjebak dalam praktik perdagangan orang.
[Editorial] HAM, Standar Ganda Barat dan Alat Legitimasi Maksiat
Ide HAM adalah salah satu dari sekian banyak amunisi yang biasa digunakan Barat dalam serangan pemikiran dan budaya kepada umat Islam. Dengan ide HAM, mereka lepas ikatan umat dari standar-standar Islam. Hingga identitas Islam tercerabut dan umat pun kehilangan spirit perlawanan pada kekufuran dan kehilangan modal untuk mengembalikan peradaban Islam cemerlang.
[Editorial] Indonesia Darurat Bencana, tetapi Mitigasi Seadanya
Hanya sistem kepemimpinan Islam yang bisa diharapkan mampu menyelesaikan problem kebencanaan dengan solusi yang mendasar dan tuntas. Dimulai dari fondasi negara dan kepemimpinan yang lurus, yakni berlandas tauhidullah, lalu ditopang oleh penerapan syariat Islam secara kafah.
[Editorial] Jaminan Kesehatan Sejatinya Hak Semua Orang
Jaminan kesehatan adalah hak semua orang yang wajib ditanggung oleh negara, entah miskin maupun kaya. Namun, paradigma sekuler kapitalisme neoliberal membuat penguasa lazim berbuat semaunya, termasuk memaksa dan membebani rakyat melakukan perkara yang bukan kewajibannya.
[Editorial] Ulama, di Simpang Jalan
Semoga kita terhindar dari kejahatan dan fitnah ulama su’u. Termasuk terhindar dari berbagai agenda makar musuh yang memanfaatkan lisan dan jaringan mereka, seperti melalui pengarusan moderasi Islam. Dan semoga Allah Taala menolong umat ini dengan hadirnya para ulama akhirat yang berani menyampaikan kebenaran dan siap memimpin perjuangan umat menegakkan sistem Islam.
[Editorial] Konflik Kepentingan, Watak Asli Politik Demokrasi
Konflik kepentingan yang membayangi rezim sejatinya menunjukan wajah asli sistem demokrasi. Dengan demikian, kebobrokan demokrasi sebetulnya tidak bisa disembunyikan lagi. Demokrasi nyata-nyata telah gagal menciptakan kesejahteraan dan keadilan. Namun, mengapa hingga hari ini demokrasi belum juga mati?
[Editorial] Sistem Sekuler Membunuh Fitrah Anak
Sistem yang diterapkan negara hari ini bukan habitat ideal bagi anak-anak umat ini. Berbeda dengan sejarah peradaban Islam yang justru dipenuhi bukti empiris tentang karakter generasi terbaik. Anak-anak yang lahir pada era tersebut seakan mutiara-mutiara umat yang sukses membawa kaum muslim menjadi umat yang terbaik dan tinggi.
