Fenomena terganggunya kesehatan mental masyarakat hari ini tidak terjadi tiba-tiba. Ada banyak faktor melingkupi, seperti biologis, psikologis, hingga sistemis. Apa peran negara dalam hal ini?
Tag: kesehatan mental
Gangguan Jiwa Meningkat, Butuh Solusi Komprehensif dari Personal Hingga Sistemis
Sedikitnya 28 juta dari 287 juta penduduk Indonesia memiliki masalah kesehatan jiwa. Berbagai pemicu problem kesehatan mental lekat dengan kesulitan hidup. Masalah kesehatan jiwa juga terintegrasi dengan sistem dan tata aturan kehidupan, sehingga membutuhkan solusi sistemis.
Mengukuhkan Mental Generasi pada Era Digital
Media sosial adalah tempat yang membuat standar benar dan salah diputuskan menurut mayoritas pengguna. Hal ini akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan mental generasi muda, karena mereka merupakan kelompok yang rentan terpapar pengaruh digitalisasi dan konten media sosial.
[Kabar] Psikolog: Solutogenesis Tidak Mampu Menjadi Solusi Kesehatan Mental
Ahli psikologi dan anak Sisca Efnita, S.Psi., M.Psi. menyampaikan, solutogenesis tidak akan mampu menjadi solusi tuntas masalah kesehatan mental di perguruan tinggi. “Pemicu masalah kesehatan mental adalah sistem kehidupan sekuler kapitalisme yang melingkupi kehidupan kampus maupun masyarakat secara umum,” jelasnya.
Mental Rapuh, Buah Busuk Sekularisme
Kasus kekerasan dalam rumah tangga makin mengerikan. Realitas ini menunjukan gagalnya peran negara dalam mengatur kehidupan. Sistem sekularisme-kapitalisme telah membuat banyak orang, termasuk kaum muslim, menjadi manusia-manusia bermental rapuh.
[Dunia Remaja] Bahaya Self-Diagnosis dari Mental Health Awareness Membuat Remaja Makin Selfish
Kesadaran akan kesehatan mental tanpa informasi yang tepat sering berujung pada diagnosis mandiri, kemudian diartikan sebagai gangguan kesehatan mental. Ujungnya, self-healing bikin remaja Indonesia jadi egois. Seperti inilah hidup di era kapitalisme. Lantas, bagaimana, sih, Islam memberi solusi dari fenomena mental health ini?
