Khalifah Umar bin Abdul Aziz, Pemimpin Takwa yang Dicintai Rakyat

Pada saat dibaiat sebagai khalifah, Umar bin Abdul Aziz mengerahkan segenap potensi dan kemampuannya, serta mengabdikan seluruh hidupnya untuk reformasi urusan kenegaraan, stabilitas keamanan, pemerataan kesejahteraan, dan penegakan keadilan di seluruh lapisan masyarakat.

Selengkapnya

Share

Strategi Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik dalam Penaklukan Andalusia

Andalusia adalah nama daerah yang berada di Semenanjung Iberia. Penaklukannya merupakan proyek besar dan penuh tantangan. Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik pun tidak melangkah sebelum mempelajari semua aspek target serta menyempurnakan persiapan meraih kemenangan.

Selengkapnya

Share

Penaklukan Wilayah Transoxiana pada Masa Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik

Pada era Dinasti Umayyah, perluasan wilayah Islam sampai ke wilayah Transoxiana di timur laut ( Asia Tengah) dan wilayah Sindh di tenggara. Namun, perluasan Islam pada wilayah ini baru kuat dan mapan sejak permulaan masa Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik.

Selengkapnya

Share

Kebijakan Khalifah Abdul Malik bin Marwan: Arabisasi Diwan Al-Kharaj dan Mencetak Mata Uang Negara Islam

Di samping berupaya menstabilkan keamanan dalam negeri, Khalifah Abdul Malik bin Marwan juga bekerja keras dalam memperkukuh fondasi persatuan dan merapikan sendi-sendi Negara Islam. Di antara kebijakan besar Abdul Malik bin Marwan adalah arabisasi Diwan Al-Kharaj dan menerbitkan mata uang khusus Negara Islam.

Selengkapnya

Share

Khalifah Abdul Malik bin Marwan Menyatukan Umat dalam Kesatuan Negara Islam

Setelah bekerja keras dengan penuh kesabaran, akhirnya Abdul Malik bin Marwan berhasil memulihkan persatuan dan kekuatan umat Islam, serta menumbangkan musuh-musuh umat Islam satu per satu. Dari sinilah Abdul Malik berhak mendapatkan gelar Muwahhidud Daulatil Islamiyah (Pemersatu Negara Islam).

Selengkapnya

Share

Muawiyah bin Yazid Melepaskan Jabatan Khalifah

Pascawafatnya Yazid bin Muawiyah, Muawiyah II diabaiat sebagai khalifah. Namun, ia justru melepaskannya tanpa mengangkat seorang pun untuk menggantikannya. Keputusan ini menimbulkan keguncangan di kalangan Bani Umayyah hingga akhirnya mereka sepakat membaiat Marwan bin Al-Hakam di Konferensi Al-Jabiyah pada awal Zulkaidah 64 H.

Selengkapnya

Share