Pada saat dibaiat sebagai khalifah, Umar bin Abdul Aziz mengerahkan segenap potensi dan kemampuannya, serta mengabdikan seluruh hidupnya untuk reformasi urusan kenegaraan, stabilitas keamanan, pemerataan kesejahteraan, dan penegakan keadilan di seluruh lapisan masyarakat.
Kategori: Tarikh Khulafa
Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik
Adz-Dzahabi menuturkan, Sulaiman bin Abdul Malik adalah salah seorang contoh khalifah yang menyebarkan ilmu jihad, fasih berbahasa, adil, dan gemar melancarkan penaklukan.
Strategi Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik dalam Penaklukan Andalusia
Andalusia adalah nama daerah yang berada di Semenanjung Iberia. Penaklukannya merupakan proyek besar dan penuh tantangan. Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik pun tidak melangkah sebelum mempelajari semua aspek target serta menyempurnakan persiapan meraih kemenangan.
Penaklukan Wilayah Transoxiana pada Masa Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik
Pada era Dinasti Umayyah, perluasan wilayah Islam sampai ke wilayah Transoxiana di timur laut ( Asia Tengah) dan wilayah Sindh di tenggara. Namun, perluasan Islam pada wilayah ini baru kuat dan mapan sejak permulaan masa Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik.
Keberhasilan Bani Umayyah pada Era Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik
Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik, selain perhatiannya yang besar terhadap penghafal Al-Qur’an, ia juga terkenal dalam melakukan berbagai reformasi sosial, pembangunan, dan ekonomi yang luar biasa di dalam negeri.
Politik Luar Negeri Khalifah Abdul Malik bin Marwan
Abdul Malik bin Marwan adalah seorang khalifah yang piawai dalam menjalankan roda pemerintahan. Baik ketika menyelesaikan berbagai persoalan di dalam negeri, maupun dalam menetapkan berbagai strategi menyangkut persoalan luar negeri.
Ketegasan Khalifah Abdul Malik bin Marwan terhadap Pejabatnya
Dalam menjalankan berbagai tugas kenegaraan, Khalifah Abdul Malik mengawasi dan mengontrol seluruh persoalan rakyat dan negara secara langsung. Ia tidak segan menjatuhkan hukuman terhadap mereka, setinggi apa pun jabatan mereka.
Kebijakan Khalifah Abdul Malik bin Marwan: Arabisasi Diwan Al-Kharaj dan Mencetak Mata Uang Negara Islam
Di samping berupaya menstabilkan keamanan dalam negeri, Khalifah Abdul Malik bin Marwan juga bekerja keras dalam memperkukuh fondasi persatuan dan merapikan sendi-sendi Negara Islam. Di antara kebijakan besar Abdul Malik bin Marwan adalah arabisasi Diwan Al-Kharaj dan menerbitkan mata uang khusus Negara Islam.
Khalifah Abdul Malik bin Marwan Menyatukan Umat dalam Kesatuan Negara Islam
Setelah bekerja keras dengan penuh kesabaran, akhirnya Abdul Malik bin Marwan berhasil memulihkan persatuan dan kekuatan umat Islam, serta menumbangkan musuh-musuh umat Islam satu per satu. Dari sinilah Abdul Malik berhak mendapatkan gelar Muwahhidud Daulatil Islamiyah (Pemersatu Negara Islam).
Marwan bin Al-Hakam, Sepuluh Bulan Menjadi Khalifah
Bani Umayah mengadakan konferensi Al-Jabiyah dan membaiat Marwan bin Al-Hakam sebagai khalifah. Prestasi Marwan bin Al-Hakam antara lain berhasil mendirikan kembali negara Bani Umayah dalam waktu kurang dari satu tahun, juga berhasil merebut kembali negeri Syam dan Mesir.
Muawiyah bin Yazid Melepaskan Jabatan Khalifah
Pascawafatnya Yazid bin Muawiyah, Muawiyah II diabaiat sebagai khalifah. Namun, ia justru melepaskannya tanpa mengangkat seorang pun untuk menggantikannya. Keputusan ini menimbulkan keguncangan di kalangan Bani Umayyah hingga akhirnya mereka sepakat membaiat Marwan bin Al-Hakam di Konferensi Al-Jabiyah pada awal Zulkaidah 64 H.
[Tarikh Khulafa] Yazid bin Muawiyah Dibaiat Menjadi Khalifah
Setelah Muawiyah wafat, Yazid bin Muawiyah dibaiat menjadi Khalifah. Beberapa peristiwa yang senantiasa menodai sejarah era Yazid membuat sebagian besar orang melupakan berbagai kebijakan dan nilai positif pemerintahannya.
