Hingga kini, kaum muslim masih merasakan kesengsaraan dan ketakberdayaan atas penjajahan kaum kafir. Pada 2021, setidaknya telah terjadi beberapa malapetaka yang menimpa kaum muslim dunia
Penulis: Muslimah News
Bonus Fantastis Pegawai Pajak, Rakyat Meringis Diburu Pajak
Jika pegawai pajak mendapat bonus tunjangan fantastis dari penerimaan pajak maka kapankah rakyat menerima bonus tunjangan kesejahteraan tanpa tarikan atau kenaikan pajak yang kian mencekik? Inilah kondisi kontradiksi yang sangat kentara di kalangan masyarakat yang hidup dalam sistem kapitalisme sekuler.
Outlook Persoalan Perempuan, Keluarga, dan Generasi Tahun 2022
Begitu banyak persoalan terkait perempuan, keluarga, dan generasi terjadi pada 2021. Mulai dari tingginya angka perceraian, banyaknya kasus kekerasan seksual, pekerja anak, dan lain-lain. Bagaimana solusi terhadap hal ini? Berikut adalah wawancara Muslimah News dengan Ustazah Ratu Erma Rahmayanti terkait hal tersebut.
Mencermati Langkah Mewujudkan Moderasi Beragama di Indonesia
Ketika kita mencermati praktik dan penjabaran langkah-langkah konsep rumusan pengarusan moderasi beragama, kita akan menemukan adanya berbagai penyimpangan yang perlu kita waspadai. Apa saja?
Investasi Hakiki Melalui Amal Multilevel Pahala
Amal penghasil pahala investasi ini bahkan dapat berkembang menjadi amal dengan multilevel pahala. Hal ini dapat kita raih dengan catatan, strategi yang kita tunaikan adalah dengan wujud amal saleh yang sebanyak-banyaknya dan setinggi-tingginya. Amal saleh tersebut semata-mata dapat dilakukan dengan cara yang benar dan niat yang ikhlas karena Allah Taala.
[Dunia Remaja] Untuk Apa Tahun Baruan?
Dalam hitungan hari, pergantian tahun Masehi enggak bisa kita hindari. Alami. Enggak masalah kalau masa pergantian tahun itu cuman diwarnai gerakan kalender berganti. Masalahnya, enggak cuman itu yang terjadi.
Stop Impor Obat Sekadar Opini, Korporasi Pengendali Industri
Faktanya, 90% bahan baku obat di Indonesia masih bergantung impor. Belanja alkes 88% masih didominasi impor. Sementara itu, bujet penelitian dan pengembangan juga masih kecil, hanya 0,2% dari total GDP, kalah dengan AS yang mencapai 2,8% dan Singapura 1,9%. Yakin bisa menyetop impor?
Salah Arah Pendidikan: Membangun Mental Spekulan pada Generasi
Rupanya, pemerintah benar-benar serius dalam memosisikan pemuda di garda terdepan sebagai “budak” pemulihan ekonomi kapitalisme. Bukan saja menempatkan pemuda menjadi garda terdepan menghidupkan ekonomi riil melalui program petani milenial, e-commerce, santripreneur, dan sebagainya, pemerintah juga tengah menyeret pemuda menghidupkan ekonomi nonriil dalam pasar modal.
[Refleksi 2021] Kekerasan Makin Beringas, Potret Buram Perempuan dan Anak dalam Jerat Sekularisme
Tahun akan berganti. Namun, miris rasanya karena sepanjang 2021 terdapat banyak catatan kelam kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bahkan, menjelang akhir tahun, berurutan terjadi berbagai kasus yang mengoyak nurani.
[Refleksi 2021] Rakyat Butuh Sejahtera, Bukan Moderasi Beragama
Peristiwa demi peristiwa selama 2021 sejatinya adalah bahan renungan untuk melangkah lebih baik pada 2022. Ingatlah sabda Rasulullah saw., “Seorang mukmin tidak boleh jatuh ke satu lubang dua kali.” (HR Bukhari dan Muslim)
[Kaleidoskop] Penderitaan Anak di Tengah Pandemi
Dalam situasi normal sebelum pandemi, kondisi anak-anak memang sudah memprihatinkan. Banyak terjadi kasus kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun nonfisik dan hingga kini belum menemukan cara menghentikannya. Kondisi ini makin parah saat dunia menghadapi pandemi Covid-19. Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah kondisi anak-anak sekarang. Sungguh kasihan!
[Kaleidoskop] Penistaan Agama, Hipokrisi Demokrasi Menjaga Agama
Tahun 2021 menyisakan segudang masalah tidak berkesudahan. Di antaranya kasus penistaan agama yang terjadi terus-terusan. Di negeri mayoritas muslim terbesar di dunia ini, penodaan terhadap Islam terus bergulir dengan beragam narasi. Menyuburnya penghinaan terhadap Islam adalah pertanda demokrasi yang mendapat klaim sebagai sistem terbaik, dalam menjaga agama nyatanya bersikap hipokrit. Mengapa bisa begini?
