Al-Qur’an maupun hadis tidak pernah menggunakan istilah qada dan kadar menjadi satu kesatuan, yaitu “qadha (dan) qadar”, meskipun hanya sekali. Namun, yang digunakan oleh Al-Qur’an maupun hadis adalah qada ataupun kadar saja, dan digunakan secara terpisah.
