Kini, sebulan pascabencana, kondisi korban bencana Sumatra belum mengalami perbaikan signifikan. Implementasi UU Kebencanaan tidak sesuai harapan. Demikianlah, dalam sistem sekuler kapitalisme, kebijakan apa pun tentang kebencanaan hanya berakhir di atas kertas.
Tag: bencana Sumatra
[Kabar] Aktivis: Perempuan Sumatra Bukan Hanya Korban Banjir, tetapi Korban Keserakahan Kapitalisme
Aktivis muslimah sekaligus pakar geopolitik Dr. Fika Komara menilai, perempuan Sumatra tidak hanya menjadi korban banjir, tetapi juga dieksploitasi oleh keserakahan kapitalisme, khususnya dalam industri kelapa sawit yang masif. Berikut uraiannya.
Bencana Sumatra dan Kapitalisme Frontier, Ketika Hutan Diserahkan kepada Swasta
Ini bukan akibat keanehan cuaca, melainkan tanda bahwa lanskap telah kehilangan kemampuan untuk menjalankan fungsi ekologisnya. Ini adalah konsekuensi langsung dari cara frontier yang tidak memedulikan dampak kerusakan yang ditimbulkan, tetapi hanya mempertimbangkan maksimalisasi keuntungan yang dapat dihasilkan.
Bencana Sepanjang 2025 dan Urgensi Hadirnya Kepemimpinan Islam
Buruknya mitigasi bencana dan lambannya penanganan bukan sekadar problem teknis, tetapi merupakan problem ideologis. Problem tersebut lahir dari penerapan ideologi kapitalisme dalam kehidupan bernegara. Kapitalisme telah menyerahkan pengaturan kehidupan pada manusia yang serba lemah dan terbatas.#Fokus
[Kabar] Pemerhati: Pemerintah Lamban dalam Menangani Bencana
Pemerhati kebijakan publik Kanti Rahmillah, M.Si. menilai, pemerintah lamban dalam menanggulangi bencana Sumatra. “Lambannya pemerintah dalam menanggulangi bencana menyebabkan kesengsaraan korban banjir makin parah,” ujarnya.
[Kabar] Pemerhati: Bencana Memberikan Dampak Besar bagi Kesehatan Anak, Butuh Penanganan Serius!
Pemerhati kebijakan kesehatan dr. Arum Harjanti menegaskan bahwa bencana banjir akan memberikan dampak besar terhadap anak-anak yang menjadi korban. “Dalam kondisi ini, tentu butuh penanganan serius dan segera serta menyeluruh termasuk dalam bidang kesehatan,” ungkapnya.
[Editorial] Bencana Alam Sumatra, Akankah Jadi Pelajaran Berharga?
Bencana dahsyat yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra bukan berakar dari problem teknis semata. Ada problem paradigma yang menjadi penyebabnya dan Allah meminta kita untuk mengambil pelajaran.
Penderitaan Korban Bencana Sumatra di Tengah Sikap Nirempati Pejabat Negara
Perempuan dan anak-anak merupakan kelompok rentan saat bencana. Apalagi banyak pejabat yang abai dan nirempati di tengah penanganan bencana Sumatra. Mereka adalah produk politik transaksional. Hasilnya, kebijakan seputar bencana terkesan asal-asalan, tidak terarah, bahkan berpotensi salah sasaran.
Belasungkawa untuk Sumatra
Kita semua masih berduka. Bukan salah hujan, tetapi ulah tangan manusia yang merusak alam tiada hentinya. Banjir dan longsor melanda. Hampir seribu saudara kita meninggal
[Editorial] Problem Paradigma di Balik Bencana Maut Sumatra
Bencana di Sumatra telah memakan korban sedemikian banyak dengan dampak yang begitu besar. Namun yang membuat miris, para penguasa terus menarasikan penyebab bencana ini “hanyalah” faktor alam, yakni akibat siklon Senyar. Bisakah narasi mereka dipercaya, padahal fakta di lapangan membuktikan bahwa bencana ini adalah dampak kebijakan mereka?
