[Resensi Buku] Hari Gini Menolak Khilafah, Masih Zaman?

Kita harus memahami bahwa ulama aswaja telah sepakat memasukkan Khilafah, Imamah, atau Imaratul Mukminin dalam bab syariat. Kedudukan Khilafah sangat penting karena Khilafah adalah penjamin penerapan syariat Islam secara kafah. Tanpa Khilafah, banyak hukum Islam telantar, kaum muslimin pun tidak memiliki pelindung atas harta, jiwa, dan kehormatan mereka.

Selengkapnya

Share

Paradigma Pembangunan yang Kapitalistik di Balik Handover Pelabuhan Patimban

Dari sisi paradigma pembangunan pelabuhannya saja sudah bukan untuk kepentingan rakyat. Pembangun Pelabuhan internasional terbesar ini dibangun untuk kelancaran arus barang industri sehingga yang menikmati kemaslahatan besar adalah korporasi.

Selengkapnya

Share

Umat Islam Harus Aktif Mengkritisi Bahaya Moderasi

Umat Islam harus bisa menilai setiap perkembangan kebijakan penguasa dengan kacamata Islam dan aktif mengkritisi jika didapatkan racun moderasi yang diaruskan secara global ke dalam pemikiran umat saat ini. Sebab, kebangkitan Islam adalah suatu keniscayaan berdasarkan bisyarah (kabar baik) dari Rasulullah.

Selengkapnya

Share

[Fikrul Islam] Tujuan Perbuatan Manusia

Tiap orang yang akan melakukan perbuatan harus mempunyai tujuan untuk mewujudkan satu nilai, yaitu nilai yang telah ditetapkan oleh Asy-Syari’ untuk direalisasikan oleh manusia ketika melakukan perbuatan. Sebab, tujuan manusia melakukan perbuatan tersebut pada dasarnya hendak mencapai dan mewujudkan nilai-nilai tertentu yang ada di dalamnya.

Selengkapnya

Share

Menjadi Sosok Ibu Dambaan, Harus Bagaimana? (Bagian 2/2)

Ibu berperan penting sebagai pencetak generasi yang mumpuni. Ini menuntut kita untuk berkarakter sebagai ibu yang berkualitas prima. Dengan merujuk beberapa nas dan teladan shahabiyah, ada beberapa kriteria yang harus kita miliki sebagai seorang ibu sehingga kita mampu mengoptimalkan peran kita. Apa saja?

Selengkapnya

Share

Menjadi Sosok Ibu Dambaan, Harus Bagaimana? (Bagian 1/2)

Sebagai din yang lengkap dan sempurna, Islam menempatkan sosok Ibu dalam posisi yang sangat tinggi dan tidak kalah penting dari peran kaum lelaki/ayah. Bahkan, fungsi ibu bukan hanya bersifat biologis—melahirkan anak semata—tetapi memiliki peran strategis dan politis sebagai “arsitek” generasi pemimpin masa depan.

Selengkapnya

Share