[Fikrul Islam] Bentuk-Bentuk Pemasukan dan Pengeluaran Harta Negara Islam

[Fikrul Islam] Bentuk-Bentuk Pemasukan dan Pengeluaran Harta Negara Islam

Negara Islam memiliki bentuk-bentuk pemasukan dan pengeluaran. Apa saja bentuknya?

Penulis: Muhammad Husain Abdullah


Muslimah News, FIKRUL ISLAM –

Pemasukan:

1. Al-anfal (rampasan perang), ganimah, dan fai’

2. Kharaj atas tanah

3. Jizyah dari nonmuslim

4. Pemilikan Negara

5. Pemilikan umum

6. 1/10 (al ‘usyur) dan al-jamarik (bea cukai)

7. Harta orang-orang yang tidak ada ahli warisnya

8. Harta orang-orang yang murtad dari Islam

9. Semua jenis zakat

10. 1/5 rikaz (barang temuan) dan barang tambang yang sedikit

Pengeluaran

1. Pengeluaran kebutuhan vital (dharuriyah) bagi semua rakyat, yaitu pendidikan, kesehatan, dan keamanan.

2. Kebutuhan asasi (primer) bagi orang-orang yang membutuhkan, yaitu papan, pangan, dan pakaian.

3. Untuk keperluan jihad dan mengemban dakwah.

4. Santunan untuk pegawai daulah

5. Semua kewajiban dalam pengurusan kepentingan rakyat seperti pengembangan jalan, bendungan, dan lain-lain. [MNews/Rgl]

Sumber: Muhammad Husain Abdullah, Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam

Share

2 thoughts on “[Fikrul Islam] Bentuk-Bentuk Pemasukan dan Pengeluaran Harta Negara Islam”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *