[Kabar] Anak-Anak Gaza Meninggal Kelaparan Akibat Kelalaian Penguasa

[Kabar] Anak-Anak Gaza Meninggal Kelaparan Akibat Kelalaian Penguasa

Muslimah News, INTERNASIONAL — Kantor Media Pemerintah di Gaza dalam sebuah pernyataan pers mengatakan bahwa Zion*s terus menutup perlintasan dan mencegah masuknya susu formula bayi dan suplemen gizi yang diperuntukkan bagi kelompok rentan dan lemah, terutama bayi dan pasien, yang telah menyebabkan kematian 244 orang akibat kelaparan dan kekurangan obat-obatan, termasuk 66 anak-anak. Sebanyak 90% anak-anak berusia antara 6 bulan dan 23 bulan, serta ibu hamil dan menyusui, menghadapi kemiskinan pangan yang parah.

Global Nutrition Cluster juga melaporkan, anak-anak kelaparan hingga meninggal dunia dan setidaknya 90% anak di bawah usia lima tahun terinfeksi satu atau lebih penyakit menular. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa hampir 112 anak dirawat di rumah sakit di Jalur Gaza setiap hari karena kekurangan gizi sejak awal tahun ini akibat blokade yang menyesakkan.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Dr. Munir al-Barsh menjelaskan bahwa laporan dari World Food Programme (WFP) mengonfirmasi bahwa sekitar 1,2 juta warga Palestina di Gaza menderita kerawanan pangan, di antaranya 785.000 anak kekurangan makanan sehat, dan sekitar 70.000 anak menderita malnutrisi akut yang parah.

Dr. Munir al-Barsh mencatat bahwa sejak penutupan penyeberangan, tercatat 8.923 kasus malnutrisi pada anak-anak, termasuk lebih dari seribu orang yang menderita malnutrisi parah yang mengancam jiwa. Ia melihat adanya peluang nyata untuk menyelamatkan anak-anak yang terdampak malnutrisi, asalkan penyeberangan dibuka dan susu terapeutik serta pasokan medis didatangkan, seraya menekankan bahwa kader kesehatan di Gaza mampu memberikan perawatan, tetapi mereka kekurangan peralatan yang diperlukan.

Ia menyatakan, jika susu tidak masuk, nasibnya adalah kematian dan pendudukan bertanggung jawab atas kematian ini, terutama karena mereka sengaja merampas susu bayi sebagai cara untuk membunuh secara perlahan.

Ia memperingatkan bahwa Jalur Gaza telah memasuki tahap “melampaui bencana”, di mana orang-orang berkeliaran di jalanan tanpa rumah, sementara anak-anak meninggal dunia berturut-turut di pelukan ibu mereka, di tengah ketidakmampuan internasional yang tidak dapat dibenarkan.

Makin Parah

Merespons hal ini, juru bicara Divisi Perempuan kelompok dakwah ideologis internasional angkat bicara. “Bencana kelaparan di Jalur Gaza makin parah akibat pengepungan yang terus berlanjut oleh Zion*s Yahudi, menipisnya pasokan penting, dan kelalaian para penguasa,” ujarnya kepada Kantor Berita ideologis internasional, Jumat (4-7-2025).

Ia mengecam tindakan Barat, penjajah, dan agen-agen mereka dari berbagai rezim, penguasa, lembaga, organisasi internasional, dan asosiasi. “Mereka sedang berupaya menggusur dan menundukkan rakyat Gaza dengan segala cara, termasuk menciptakan bencana kelaparan dan bersekongkol dengan penguasa di negara-negara Islam, bahkan di seluruh dunia,” ungkapnya.

Bencana kelaparan ini, ujarnya, bukan disebabkan oleh kelangkaan sumber daya alam. “Melainkan karena kekejaman dan pengkhianatan para penguasa yang menyerahkan seluruh kekayaan umat ke tangan musuh yang mengendalikannya, bahkan tidak mengizinkan umat menyediakan apa pun yang akan menopang kehidupan anak-anak Gaza yang kelaparan tanpa rasa takut kepada Allah Swt.,” kritiknya.

Mengganti Penguasa

Ia menyatakan, penyelamatan anak-anak Gaza, para wanitanya dan rakyatnya, serta pembebasan Palestina dan negeri-negeri muslim terjajah lainnya hanya akan terwujud dengan mengganti para penguasa yang keji, pengkhianat, lalai, dan konspiratif ini.

“Kemudian menyerahkan pemerintahan kepada Imam yang penuh perhatian, yang akan membebaskan negeri-negeri muslim, menyelamatkannya dari para tiran dan dari kendali Barat atas kekayaan dan sumber daya umat. Itu akan terwujud dengan menegakkan Khilafah di atas metode kenabian, dan itu tidak sulit bagi Allah Swt.,” jelasnya.

Ia menutup dengan QS Ali Imran ayat 160, “Jika Allah menolong kamu, maka tidak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu. Jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.” [MNews/RA]

Share

2 thoughts on “[Kabar] Anak-Anak Gaza Meninggal Kelaparan Akibat Kelalaian Penguasa”

  1. Hanya Jihad dan Khilafah Islamiyyah yang akan mampu membebaskan Palestina dan Negeri-negeri Muslim yang lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *