[Kabar] Gen Z 212 Maroko Menyuarakan Aspirasi, Media Menutupi!

[Kabar] Gen Z 212 Maroko Menyuarakan Aspirasi, Media Menutupi!

Muslimah News, INTERNASIONAL — Generasi muda Maroko menginisiasi sebuah gerakan yang diberi nama Gen Z 212 dalam platform media sosial Discord. Gerakan yang memiliki anggota lebih dari 180.000 orang ini bertujuan untuk melakukan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang korup. Mereka mengorganisir protes dengan mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap pemerintah secara digital dan kemudian membawa isu-isu ini ke dunia nyata melalui unjuk rasa damai. Unjuk rasa digelar hampir setiap pekan sejak akhir September 2025 hingga Oktober 2025.

Salah satu fakta yang disorot dalam unjuk rasa adalah meninggalnya delapan perempuan saat menjalani operasi caesar di sebuah rumah sakit di Agadir karena buruknya layanan kesehatan. Namun di sisi lain pemerintah menghabiskan dana yang cukup besar membangun stadion untuk Piala Dunia FIFA 2030, menggelontorkan miliaran dolar untuk pariwisata dan infrastruktur.

Tidak Diketahui Dunia

Juru bicara (jubir) kelompok dakwah ideologis internasional menyayangkan, isu-isu yang berkembang di Maroko beserta protes terhadap pemerintah yang korup tidak diketahui dunia. “Ini disebabkan media menutup-nutupi isu ini, jauh dari sorotan publik. Sebuah gerakan yang menyuarakan perjuangan sejati akibat kezaliman negara meletus, tetapi media tidak banyak memberitakannya,” ujarnya kepada Kantor Berita ideologis internasional, Senin (3-11-2025).

Ia menjelaskan, tingkat pengangguran warga Maroko berusia 15—24 tahun telah mencapai 36%. ”Bagi yang memiliki pekerjaan dihadapkan pada upah yang stagnan di kisaran $300, sementara biaya hidup meroket,” kritiknya.

Ia menyesalkan, saat rakyat kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya, pemerintah justru membangun tujuh stadion baru dan merenovasi 7 stadion yang sudah ada demi mempersiapkan Piala Dunia. ”Banyak jalan yang belum diaspal, pembangunan ruang kelas kekurangan dana sehingga per kelas diisi siswa hingga 50 orang. Terjadi kesenjangan pendidikan antara yang mampu membayar dengan mereka yang tidak mampu,” bebernya.

Untuk ketersediaan dokter rumah sakit, lanjutnya, hanya tersedia tujuh tenaga medis per 10.000 pasien. “Negara hanya menyubsidi 40% dari biaya berobat sehingga rakyat yang sudah kesulitan untuk makan terpaksa membayar sisanya dari kantong mereka sendiri,” ujarnya miris.

Ia juga mengungkap tragedi gempa yang terjadi pada 2023. ”Pemerintah belum menyediakan kebutuhan dasar yang mencukupi bagi masyarakat yang sudah kehilangan segalanya akibat gempa. Akibatnya sudah dua tahun sejak gempa bumi dan hingga hari ini masyarakat masih tinggal di tenda-tenda,” ucapnya.

Mencabut Sistem Korup

Jubir mengatakan, satu-satunya cara agar kondisi ekonomi, sosial, pendidikan, dan medis dapat membaik adalah dengan mencabut sistem yang korup dari akarnya, kemudian menggantinya dengan penerapan sistem Khilafah, sistem yang ditetapkan oleh Allah dan diridai-Nya. ”Sistem ini adalah sistem yang Allah Taala berikan kepada kita agar dapat hidup di bumi tanpa ketidakadilan dan keserakahan dari mereka yang berkuasa yang mengikuti hawa nafsu mereka,” tandasnya.

Khilafah, sambungnya, ketika diterapkan akan berfokus pada kesejahteraan rakyat yang hidup di bawah naungannya. ”Khilafah akan menyediakan pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis dengan dokter-dokter terbaik,” tegasnya.

Khilafah, ucapnya, akan bekerja melayani rakyat sepenuh hati karena menyadari Allah Taala akan meminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.

Lalu, ia juga berpesan kepada Gen Z bahwa niat baik untuk memperbaiki keadaan hanya bisa dicapai melalui jalan yang diridai Allah Taala. ”Yaitu dengan menyerukan perubahan menyeluruh dan mendasar terhadap seluruh sistem, agar sistem itu dicabut dan menerapkan sistem yang Allah Taala perintahkan untuk kita laksanakan,” jelasnya.

Terakhir jubir mengajak para pemuda agar memperjuangkan Khilafah sebagai solusi sejati terhadap semua persoalan. ”Berjuang dan bekerjalah untuk menghidupkan kembali jalan keadilan dan kesejahteraan yang hanya ditemukan melalui Islam. Semoga Allah Taala memberkati umat dan pemuda kita, membimbing mereka untuk menjadi cahaya yang dibutuhkan dunia guna menyingkirkan kegelapan yang diciptakan oleh rezim-rezim korup ini,” doanya memungkasi penuturan. [MNews/IA]

Share

2 thoughts on “[Kabar] Gen Z 212 Maroko Menyuarakan Aspirasi, Media Menutupi!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *