Muslimah News, NASIONAL — Mubaligah nasional Ustazah Kholishoh Dzikri menerangkan bahwa pesantren bisa berperan untuk mewujudkan peradaban Islam. “Ini jika di pesantren mengajarkan tsaqafah Islam secara fikrah atau pemikiran, juga mengajarkan bagaimana metode menerapkan syariat Islam itu sendiri,” jelasnya dalam diskusi bertema “Pesantren Wujudkan Peradaban Emas, Pelopor Penegak Syariat”, Sabtu (11-10-2025).
Ini karena, menurutnya, masih terdapat pesantren yang mengajarkan tsaqafah Islam sebagai fikrah saja sehingga sebatas dipelajari atau dinikmati. “Namun, para santri tidak punya gambaran riil di mana syariat Islam itu diterapkan. Ketika mereka terjun di tengah masyarakat menghadapi peliknya kehidupan, mereka gagap, tidak bisa menjadikan apa yang mereka pelajari itu sebagai solusi terhadap persoalan kehidupan yang dihadapi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, di dalam kitab-kitab turats atau kitab-kitab kuning terdapat ajaran fikih, mulai dari taharah, perang, pengelolaan sumber daya alam, jual beli, hingga cara menjadi kadi, dan sebagainya. “Nah, ini kalau diajarkan hanya pada tataran tsaqafah, tentu para santri tidak akan tergambar realitas penerapannya di tengah masyarakat, apalagi dalam sistem sekuler seperti sekarang ini,” tuturnya.
Sebaliknya, ia memaparkan, ketika pesantren mengajarkan fikih sekaligus mengajarkan metode penerapannya, para santri akan tergambar sehingga kemudian ada dorongan kuat untuk memperjuangkan dan menerapkan syariat Islam.
“Saat santri terjun di masyarakat, maka santri siap untuk memperjuangkan tegaknya syariat Islam. Para santri ulama dari kalangan pesantren akan terus-menerus mendakwahkan Islam, mendakwahkan bagaimana Islam itu harus diterapkan sehingga akan muncul kesadaran di tengah umat dari hasil dakwah yang dilakukan oleh pesantren,” imbuhnya.
Ketika muncul kesadaran kaum muslim terhadap agamanya dan menerapkan syariatnya, ia menegaskan, akan ada arus besar untuk tegaknya agama Allah Swt., tegaknya sistem Islam, yakni Khilafah Islamiah.
“Inilah sistem yang akan melahirkan kehidupan yang tinggi, kehidupan yang cemerlang, dan kaum muslim berada di dalam masa kejayaannya. Itulah peradaban Islam sebagaimana yang dahulu pernah ada, pernah menaungi kaum muslim sehingga kaum muslim akan bangkit kembali dalam kemuliaannya,” cetusnya.
Jadi, ia mengingatkan, di situlah peran pesantren, yaitu untuk membangun peradaban Islam. “Sebagai seorang yang alim dan faqih fiddin yang dipercaya umat, sangat bagus sekali ketika santri ulama itu mengajarkan Islam secara kafah dengan syarah yang sahih, tidak hanya aspek ubudiah, dan dijauhkan dari cemaran konsep moderasi,” tandasnya. [MNews/RA]

Maa syaa Allah, santri lahir untuk Islam ,
Hanya Islam yg bisa melahirkan generasi cemerlang