[Kabar] Pemerhati: Narasi Presiden Mengakui Zion*s Yahudi Mengikuti Frame Barat!

[Kabar] Pemerhati: Narasi Presiden Mengakui Zion*s Yahudi Mengikuti Frame Barat!

Muslimah News, INTERNASIONAL — Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap mengakui Zion*s Yahudi jika Palestina merdeka sesuai kerangka solusi dua negara. Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut dua kali dalam forum di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pertama, saat konferensi tingkat tinggi solusi dua negara terkait Palestina pada Senin (22-9-2025), dan kedua dalam sesi debat umum pada Selasa (23-9-2025). “Saya ingin menegaskan kembali dukungan penuh Indonesia terhadap solusi dua negara di Palestina. Kita harus memiliki Palestina yang merdeka, tetapi kita juga harus mengakui dan menjamin keselamatan dan keamanan Zion*s Yahudi,” kata Prabowo.

Pernyataan Probowo ini dinilai pemerhati isu politik dan perempuan Fatma Sunardi, mengikuti frame Barat. ”Amerika Serikat dan kawanannya kerap menyuarakan jaminan keamanan untuk pemerintahan Benjamin Netanyahu sebagai salah satu penyelesaian konflik terkait agresi pasukan Zion*s di Jalur Gaza,” ungkapnya kepada MNews, Ahad (5-10-2025).

Menurutnya, munculnya narasi menjamin keamanan Zion*s di saat entitas itu sedang melakukan genosida sangat disesalkan. ”Ini bisa mencederai komitmen politik umat Islam di Indonesia yang mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina dan mengecam genosida yang dilakukan entitas Zion*s Yahudi,” jelasnya.

Tidak Perlu

Ia menandaskan, narasi Presiden tentang keamanan Zion*s seharusnya tidak perlu karena Zion*s adalah negara kuat di kawasan. ”Menjaga keamaan Zion*s berarti mengakuinya atau bersikap terbuka terhadap entitas Zion*s Yahudi,” ucapnya.

Indonesia sebagai negeri muslim dengan penduduk terbesar kedua, kata Fatma, tidak berdaya dengan hegemoni Barat, bahkan ikut sesat pikir tentang akar masalah Palestina, yaitu perampasan tanah kaum muslim dan genosida. ”Prabowo menyederhanakan sebatas masalah formalitas kedaulatan. Akhirnya, Indonesia mengikuti narasi Barat, baik tentang solusi dua negara maupun konteks masalah Palestina sebagai masalah perdamaian dunia,” sesalnya.

Fatma mengatakan, satu sisi pernyataan Prabowo yang mengakui dan menjamin keselamatan dan keamanan Zion*s makin meyakinkan publik akan rumor normalisasi hubungan Indonesia-Zion*s yang telah diinginkan AS sejak lama. ”Umat harus memberikan kritik dan kecaman atas pidato Presiden dan mengajak elemen negara termasuk Presiden untuk bersikap tegas membela Palestina. Membaca lagi persoalan Palestina dengan benar sesuai cara pandang Islam bahwa solusi apa pun yang ditawarkan Barat adalah demi kepentingan mereka, bukan kaum muslim,” ajaknya.

Bukan Sekadar Kedaulatan

Menurut Fatma, Islam memandang persoalan Palestina bukan sekadar masalah kedaulatan dan perdamaian, tetapi persoalannya adalah ada tanah kaum muslim yang dirampas oleh entitas Yahudi, lalu mereka mengusir dan melakukan genosida. ”Padahal, perampasan tanah, walaupun sejengkal, adalah suatu kezaliman yang tidak pantas mendapat legitimasi atau pengakuan,” cetusnya.

Ia menyampaikan sabda Rasulullah saw., ”Siapa saja yang mengambil sejengkal tanah secara zalim, maka Allah akan mengalungkan pada lehernya tujuh bumi pada Hari Kiamat nanti,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

”Maka, jihad adalah solusi Islam untuk pendudukan Palestina oleh Zion*s Yahudi. Allah Swt. berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 190—191, ’Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai merek, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu.’,” paparnya.

Terakhir Fatma berharap, selayaknya Presiden menjadi perpanjangan tangan kepentingan umat Islam di Indonesia, megambil solusi syar’i dengan mengirimkan tentara untuk mengusir entitas Zion*s Yahudi dari tanah Palestina dan menghentikan genosida. [MNews/IA]

Share

2 thoughts on “[Kabar] Pemerhati: Narasi Presiden Mengakui Zion*s Yahudi Mengikuti Frame Barat!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *