[Kabar] Mubaligah Menyayangkan Pesantren Pencetak Ulama Diarahkan pada Islam Moderat

[Kabar] Mubaligah Menyayangkan Pesantren Pencetak Ulama Diarahkan pada Islam Moderat

Muslimah News, NASIONAL — Dalam Seminar Nasional di Pesantren Maqam Mahmuda di Aceh Tengah (14-5-2025), Kemenag menegaskan bahwa pesantren harus tetap fokus sebagai pusat kaderisasi ulama. Untuk memperkuat peran pesantren dalam melahirkan ulama yang berilmu, berakhlak, dan responsif terhadap tantangan zaman, Kemenag mendorong Dewan Masyayikh agar menguatkan perannya sebagai lembaga penjamin mutu keulamaan sesuai amanat UU Pesantren. Dewan ini akan memastikan proses pendidikan berjalan sesuai tradisi keilmuan yang mapan dan terarah.

Pesantren juga diharapkan berkontribusi pada visi “Indonesia Emas 2045”, tetapi tetap menjaga jati diri sebagai penjaga warisan keilmuan Islam. Dengan fokus pada kaderisasi ulama, pesantren diyakini mampu menjawab kebutuhan umat dan tantangan masa depan tanpa kehilangan arah ideologisnya.

Mubaligah Ummu Azkia Fachrina memandang, harapan ini seharusnya memang demikian. “Namun disayangkan, saat ini pesantren justru diarahkan untuk penguatan Islam moderat yang ramah terhadap sistem sekuler demokrasi,” jelasnya kepada MNews, Senin (23-6-2025).

Ia menilai, pesantren yang semula menjadi pusat kebangkitan Islam dan perlawanan terhadap penjajahan tergerus regulasi negara. “Dewan Masyayikh dalam UU Pesantren justru menjadi alat kontrol ideologis untuk memastikan pesantren dalam koridor moderat dan dijauhkan dari ideologi Islam kafah yang dinilai radikal,” kritiknya.

Dengan regulasi pengaturan pendidikan pesantren saat ini, ungkapnya, akan sulit melahirkan ulama yang lantang beramar makruf (menyuarakan Islam kafah) dan nahi mungkar (mencegah berbagai kebijakan yang bertentangan dengan Islam kafah dan lebih berpihak pada swasta/asing). 

Padahal, lanjutnya, Nabi saw. telah bersabda dalam riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi,“Para ulama itu adalah pewaris para nabi.”

Oleh karenanya, ia menegaskan, ulama pewaris para nabi adalah yang terdepan dalam amar makruf nahi mungkar. “Namun, profil ulama seperti ini akan lahir dalam sistem pendidikan keagamaan yang mengajarkan Islam kafah dan menjauhkan sejauh-jauhnya Islam moderat produk Barat yang justru akan mengukuhkan sekularisme kapitalisme di negeri ini,” pungkasnya. [MNews/RA]

Share

2 thoughts on “[Kabar] Mubaligah Menyayangkan Pesantren Pencetak Ulama Diarahkan pada Islam Moderat”

  1. Sangat disayang kan sekali, seharusnya pesantren tempat generasi menimba ilmu. Islam secara Kaffah dan bisa menerapkan ke umat malah dijadikan ladang tempat penguatan sistem kufur saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *