[Kabar] Ustazah Iffah: Ramadan, Starting Point Keluarga Muslim dalam Mewujudkan Individu dan Masyarakat Bertakwa

[Kabar] Ustazah Iffah: Ramadan, Starting Point Keluarga Muslim dalam Mewujudkan Individu dan Masyarakat Bertakwa

Muslimah News, NASIONAL — Pemerhati dunia Islam Ustazah Iffah Ainur Rochmah mengungkapkan Ramadan mestinya menjadi starting point keluarga muslim dalam mewujudkan individu dan masyarakat bertakwa.

“Momentum Ramadan menjadi starting poin bagi keluarga-keluarga muslim untuk tidak hanya mewujudkan ketakwaan individu, melainkan juga masyarakat. Termasuk, bagaimana seharusnya peran negara dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang lahir akibat tidak diterapkannya syariat Islam. Padahal, di sisi lain peradaban Islam yang telah dicontohkan Rasulullah dan para sahabat memiliki solusi terhadap persoalan-persoalan tersebut,” jelasnya dalam Tarhib Ramadan Mubarak yang bertema “Ramadan Makin Berkah dengan Syariat Kafah”, Ahad (27/03/2022).

Untuk itu, menurutnya, harus dimulai dengan membangun kesadaran bahwa Ramadan itu penuh berkah dan pahala.

“Sehingga kalau melakukan amal saleh tidak cukup dengan melakukan apa yang menjadi kebutuhan keluarga kita, misalnya, membangunkan sahur dan menyiapkan makanan. Namun, tentu akan melakukan banyak amal saleh yang lain, seperti berinteraksi dengan anak-anak kita, memperhatikan bacaan Al-Qur’an mereka, melihat praktik ibadah mereka, serta berdiskusi tentang banyak hal,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, ditambah pula dengan meningkatkan interaksi dengan kaum muslim, khususnya muslimah, dengan sharing berbagai hal, termasuk bagaimana menyiapkan diri kita, anak-anak kita, dan muslim lain untuk menjadi orang yang sebenar-benarnya takwa sekaligus mengikhtiarkan perubahan.

Pengalaman Istimewa

Ustazah Iffah mengakui kaum ibu memiliki pengalaman masing-masing dalam mendidik anaknya. “Namun, pada Ramadan harus diciptakan pengalaman khusus atau istimewa bagi anak-anak untuk menjadi muslim bertakwa dan taat kepada syariat kafah. Karenanya, penting menyiapkan program-program sehingga pengalaman anak-anak dalam Ramadan bukan berupa kegembiraan banyak makanan, tetapi bagaimana mengisinya dengan berlomba-lomba mendapatkan pahala dan banyak melakukan amal saleh,” terangnya.

Program ini, imbuhnya, harus dikomunikasikan juga dengan kaum bapak dan anak-anak. “Bukan sekadar untuk menyiapkan anak-anak sebagai individu yang taat beribadah atau menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengenalkan bahwa kita adalah keluarga muslim yang mestinya menerapkan syariat Islam secara kafah. Karena kita adalah keluarga-keluarga yang memiliki peradaban mulia ketika Islam itu diterapkan secara kafah,” tukasnya.

Oleh karenanya, ia mengatakan, tampak bahwa keluarga menjadi aktor penting dalam membangun masyarakat yang bertakwa.

“Ketika ibunya menyiapkan diri menjadi ibu dan muslimah bertakwa yang terikat dengan hukum syariat serta terlibat dalam penegakan syariat Islam kafah, tentu akan ditularkan kepada anak-anaknya dan muslimah yang lain. Bahkan, untuk anak-anak yang mulai dewasa dikenalkan tidak hanya dalam hal tata pergaulan Islam, tetapi juga bagaimana membentuk komunitas orang-orang yang bertakwa, peka terhadap lingkungan, beramar makruf nahi munkar, dan seterusnya,” urainya.

Pengemban Islam

Ustazah Iffah menegaskan dari sinilah akan lahir para pengemban Islam, pengemban Al-Qur’an yang tidak hanya menghafal Al-Qur’an tetapi juga memahami dan memperjuangkan implementasi Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.

Terlebih, ia menilai, kondisi kita hari ini adalah kondisi tidak ideal, termasuk bagi keluarga muslim, di mana peradaban kapitalisme sekuler yang mendominasi.

“Akibatnya, keluarga kita menjadi rentan terpengaruh. Karenanya, bagi keluarga muslim yang berniat menjadi keluarga muslim bertakwa harus pula menyampaikan kepada anak-anak dampak buruk yang terjadi akibat peradaban kapitalisme baik di sistem ekonomi, sosial, dan sistem lainnya untuk dilakukan perubahan,” terangnya.

Apalagi, ia mengingatkan, harus menyadari Ramadan adalah bulan perjuangan. “Jadi, muslimah tidak hanya fokus kepada keluarga, tetapi juga kepada umat agar menjadi generasi bertakwa,” tandasnya.[Mnews/Ruh]

Sumber foto: iStock

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *