Sultan Murad I berhasil masuk jauh ke wilayah-wilayah Balkan melalui para panglimanya. Perang berkecamuk dan terus bertambah sengit hingga pasukan kaum muslim meraih kemenangan yang sangat gemilang.
Kategori: Tarikh Khulafa
[Tarikh Khulafa] Sultan Murad bin Orhan (761 – 791 H)
Sultan Murad I dikenal sebagai sosok yang pemberani, mujahid, dermawan, dan memiliki pemahaman agama yang baik. Dia adalah pemimpin yang adil terhadap rakyat dan tentaranya. Sultan Murad I terus melancarkan jihad dan dakwah guna menaklukkan wilayah-wilayah di Eropa.
[Tarikh Khulafa] Politik Luar Negeri Sultan Orhan bin Utsman
Sultan Orhan berusaha memberikan warna di setiap wilayah yang baru ditaklukkan dengan ciri khas masyarakat madani, bermiliter, berpendidikan, dan berbudaya. Ciri khas tersebut menjadikan wilayah kekuasaan Daulah utsmaniyyah di Asia Kecil sangat stabil dan tenteram.
[Tarikh Khulafa] Sultan Orhan bin Utsman Membangun Angkatan Bersenjata Resmi
Sultan Orhan bin Utsman membentuk unit infanteri elite yang dikenal dengan istilah Al-Inkisyariyah. Pasukan ini terdiri dari kalangan yang baru masuk Islam, jumlah mereka makin banyak setelah wilayah kekuasaan Daulah Utsmaniyah bertambah luas dan mereka menang di banyak peperangan melawan negara kafir.
[Tarikh Khulafa] Sultan Orhan bin Utsman (726—761 H/1327—1360 M)
Sultan Orhan telah melangkah jauh dan berhasil membuka jalan yang dapat dilalui oleh pemimpin selanjutnya dalam menaklukkan Kota Konstantinopel.
[Tarikh Khulafa] Peran Penting Ulama dalam Perjalanan Daulah Utsmaniyyah
Para ulama dan ahli fikih di dalam Daulah Utsmaniyyah membimbing masyarakat dan negara menerapkan syariat Allah, menegakkan hukum-hukum had, mengharamkan apa-apa yang diharamkan Allah, dan tidak menghalalkan apa yang diharamkan dalam Islam.
[Tarikh Khulafa] Utsman bin Ertugrul dan Pemenuhan Hak Rakyat oleh Negara
Dalam memimpin rakyat, seorang kepala negara Islam berkewajiban mengelola negaranya sesuai tuntunan syariat yang berlandaskan akidah Islam. Utsman bin Ertugrul berusaha merealisasikan hal ini dengan memenuhi apa pun yang menjadi hak-hak dari rakyatnya.
[Tarikh Khulafa] Utsman bin Ertugrul dan Dakwah Daulah Utsmaniyyah
Pemerintahan Turki Utsmani benar-benar telah memberikan perhatian terhadap dakwah (kepada Allah) di luar negeri dan mengajak manusia kepada Islam. Namun demikian, mereka tidak mengesampingkan perbaikan di dalam negeri dan menghidupkan kewajiban amar makruf nahi mungkar.
[Tarikh Khulafa] Utsman bin Ertugrul Meletakkan Dasar Tegaknya Daulah Utsmaniyyah
Dalam membangun Daulah Utsmaniyah, Utsman bin Ertugrul meletakkan fondasi terbaik dan kukuh yang kemudian diwarisi dan dilanjutkan oleh khalifah setelahnya.
[Tarikh Khulafa] Sifat Kepemimpinan Utsman bin Ertugrul, Pendiri Daulah Utsmaniyyah
Utsman bin Ertugrul menjalankan keadilan terhadap rakyat yang dipimpinnya dan di wilayah-wilayah yang ia taklukkan. Utsman tidak memperlakukan orang-orang yang kalah dengan zalim. Sikap Utsman tersebut merupakan perwujudan keimanan, ketakwaan, kecerdasan, keadilan, dan kasih sayang.
[Tarikh Khulafa] Benih Awal Berdirinya Daulah Utsmaniyyah
Pada situasi kritis dan dalam kondisi umat Islam yang sangat lemah karena serangan Mongolia, lahirlah Utsman bin Ertugrul. Ia adalah pendiri Daulah Utsmaniyyah di kemudian hari. Awal kemenangan umat Islam ada pada titik terendah kelemahan dan kemunduran mereka. Itu adalah permulaan tanjakan ke arah kemuliaan, kemenangan, dan kejayaan.
[Tarikh Khulafa] Lima Abad Kekhalifahan Bani Abbasiyah
Kekhalifahan Bani Abbasiyah mampu bertahan selama 524 tahun dengan jumlah khalifah sebanyak 37 orang. Periode kekhalifahan dibagi menjadi masa keemasan, masa Amir al-Umara, kekuasaan bangsa Persia ad-Dailami, Kesultanan Bani Saljuk, dan ekspansi bangsa Mongol.
