Menyetop kebakaran hutan dan segala jenis problem lingkungan harus dimulai dari perubahan paradigma, yakni dengan mencampakkan paradigma sekuler kapitalistik neoliberal dan menggantinya dengan paradigma Islam.
Kategori: Editorial
[Editorial] Menunggu Negara Berani Memblokir Konten Destruktif
Akan sulit jika pemberantasan konten negatif dan destruktif hanya berkutat pada aspek cabang, yakni sekadar berfokus memberangus produk yang beredar, sedangkan akar dan pabriknya tidak segera diselesaikan, yakni kapitalisme neoliberal. Hal ini berbeda apabila keberadaan media diampu oleh negara bersistem Islam. Kapankah itu?
[Editorial] Serius Hijrah ke Arah Islam
Peristiwa hijrahlah yang menyatukan umat secara riil dalam satu akidah dan satu kepemimpinan. Peristiwa ini pula yang menandai tegaknya sebuah sistem politik yang mampu memobilisasi semua kekuatan umat, mengurus urusan kemaslahatan mereka dengan hukum-hukum syarak, dan menjaga kewibawaan umat di atas segala bangsa.
[Editorial] Invasi Budaya dan Kapitalisasi Potensi Pemuda
Sungguh, paradigma penguasa dan pembangunan sekuler kapitalistik telah menjauhkan pemuda dari posisi strategisnya sebagai motor peradaban. Bahkan, paradigma ini telah membajak potensi pemuda untuk kepentingan mengukuhkan penjajahan kapitalisme global, khususnya di dunia Islam.
[Editorial] Harga BBM dan LPG Naik Lagi, Masih Betah Begini?
Akar problem mahalnya BBM dan LPG ini sejatinya terkait sistem dan paradigma riayah (pengurusan) umat. Dalam sistem kapitalisme neoliberal saat ini, riba dan liberalisasi adalah penopang ekonomi, sedangkan hubungan negara dan rakyatnya layaknya penjual dan pembeli.
[Editorial] Iduladha, Momen Memurnikan Ketaatan dan Pengorbanan
Melalui ibadah haji, umat Islam diingatkan tentang posisi hakikinya dalam proses penciptaan, yakni untuk menjalankan misi penghambaan dan misi menebar kebaikan dalam kehidupan. Kesadaran atas posisi inilah yang akan menghadirkan kembali keinginan untuk melakukan ketaatan total, sekaligus rasa tanggung jawab keumatan yang dalam sejarah telah mengantarkan mereka sebagai pemimpin peradaban.
[Editorial] Mewaspadai Pembajakan Peran Strategis Kaum Ibu
Bisa bayangkan betapa berat beban para ibu tatkala mereka diberi tanggung jawab menyelesaikan masalah kemiskinan keluarga? Terlebih masalah ini lahir secara struktural dari ketakmampuan sistem hidup sekuler liberal kapitalistik dalam menjamin kesejahteraan.
[Editorial] Jalan Panjang Menyejahterakan Ibu dan Anak
Sepanjang kepemimpinan dan aturan masih berparadigma sekuler kapitalisme liberal, problem minimnya kesejahteraan tidak akan mungkin bisa diselesaikan. Semua proyek pengentasan kemiskinan juga akan berakhir dengan kesia-siaan.
[Editorial] Tsunami Dekadensi Moral di Tengah Arus Moderasi Islam
Sistemisnya problem generasi mau tidak mau membutuhkan solusi sistemis pula. Yakni dengan menghadirkan kembali sistem Islam dalam realitas kehidupan, bukan malah mengarusderaskan moderasi Islam.
[Editorial] Memonsterisasi Khilafah di Tengah Karut Marut Problem Bangsa
Muslimah News, EDITORIAL — “Sambut Kebangkitan Khilafah Islamiyah”. Demikian isi poster yang dipasang di belakang sebuah motor dan fotonya sempat viral di media sosial. Pada
[Editorial] Perempuan Go International, Solusi Krisis Global?
Bagaimana bisa menyelesaikan berbagai problem krusial yang berakar dari hegemoni kapitalisme global dengan mendorong para puan untuk go international? Satu-satunya solusi yang harus ditempuh justru dengan menumbangkan sistem batil ini.
[Editorial] Saat Pendidikan Vokasi Mengabdi pada DUDI
Bagaimana Indonesia berharap bisa hebat dengan masuk dalam jebakan negara-negara penjajah? Sejatinya, umat yang hebat hanya akan terwujud manakala bangsa ini mandiri di segala bidang kehidupan sehingga butuh adanya tuntunan atau kepemimpinan berpikir ideologis yang mampu melawan dominasi penjajahan.
