[Kabar] Aktivis: Penangkapan Ribuan Mahasiswa yang Melakukan Aksi Pro Palestina di AS Bukti Hipokrisi Demokrasi

[Kabar] Aktivis: Penangkapan Ribuan Mahasiswa yang Melakukan Aksi Pro Palestina di AS Bukti Hipokrisi Demokrasi

Muslimah News, INTERNASIONAL — Dua ratus hari lebih genosida terjadi di Gaza, Palestina, Dengan lebih dari 34 ribu korban jiwa akibat kebiadaban Zion*s. Makin hari dunia makin melihat bukti kebrutalan Zion*s ini. Bukti genosida sudah tidak bisa terelakkan.

Inilah yang memicu aksi protes dari mahasiswa di AS. Berawal dari demo mahasiswa di Amerika, kini aksi protes telah menyebar di delapan negara. Bahkan, lebih dari 2.000 mahasiswa telah ditangkap selama protes pro Palestina di puluhan kampus Amerika dalam beberapa pekan terakhir.

Hipokrisi Demokrasi

Aktivis muda Surabaya Dwi Rahayu, S.I.Kom. menyatakan, inilah bukti hipokrisi demokrasi. “Mengapa aksi membela hak dari warga yang dijajah tanahnya dan terbukti genosida justru direpresi? Inilah bukti hipokrisi demokrasi. Nilai yang selama ini telah diemban Barat dan diekspor ke negeri-negeri muslim, telah menunjukkan wajah aslinya yang sesungguhnya, yakni tidak pernah berpihak kepada kaum muslim,” jelasnya kepada MNews, Senin (6-5-2024).

Selain itu, ungkapnya, ini mengonfirmasi bahwa demokrasi sebagai sistem yang dibangga-banggakan Barat, nyatanya represif dan mendukung tindakan genosida.

“Barat membuktikan bahwa mereka berada di pihak penjajah Zion*s, padahal merekalah yang paling lantang meneriakkan perdamaian dunia,” tukasnya.

Memang, sambungnya, selama demokrasi sekuler kapitalisme diterapkan di dunia, selama itu pula kaum muslim, khususnya di Palestina tidak akan pernah terbebas dari penjajahan Zion*s.

Empat Poin

Oleh karena itu, ia menekankan, aksi protes mahasiswa di Barat seharusnya menjadi pelecut bagi pemuda muslim di seluruh penjuru dunia untuk menyadari empat poin.

“Pertama, demokrasi sekuler kapitalisme adalah sistem rusak yang harus dicampakkan. Kedua, solusi pembebasan Palestina adalah dengan jihad. Ketiga, tidak berharap lagi solusi dari Barat, termasuk PBB, dan segala bentuk perjanjian internasional yang nyatanya tidak mampu memberi solusi tuntas. Keempat, pemuda muslim harus menjadi garda terdepan membangun kesadaran di tengah umat bahwa butuh persatuan kaum muslim dalam Khilafah untuk menyerukan jihad dan memobilisasi militer untuk melawan Zion*s dan membebaskan Palestina, tanah kaum muslim,” pungkasnya. [MNews/Ruh]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *