[Kabar] Tekad Mubaligah Sumbar Berperan Memperjuangkan Islam Kafah

[Kabar] Tekad Mubaligah Sumbar Berperan Memperjuangkan Islam Kafah

Muslimah News, LENSA DAERAH — Ahad pagi (20-7-2025), suasana di salah satu lokasi strategis di Kota Padang terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 08.00 WIB, para mubaligah dari berbagai wilayah di Sumatra Barat berdatangan dengan wajah segar dan penuh semangat.

Kedatangan para mubaligah ini mencerminkan tekad kuat menyambut tahun baru Hijriah dengan semangat perjuangan yang tidak padam dalam acara Liqo Muharam Mubaligah 1447 H. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuah, menyatukan arah dakwah, serta mengukuhkan peran strategis perempuan dalam membangun kesadaran umat.

Suasana akrab dan hangat begitu terasa. Saling sapa dan senyum para peserta membuka pagi yang penuh energi. Sesi demi sesi dijalani dengan antusias. Meski tempat duduk diatur rapat dan acara berlangsung cukup lama, tidak sedikit pun tampak raut lelah. Bahkan, beberapa peserta terlihat mencatat setiap pemaparan dengan saksama, menunjukkan keseriusan mereka.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta dengan suara lantang dan penuh semangat mengajukan pertanyaan tentang langkah konkret yang bisa dilakukan mubaligah dalam menolak program deradikalisasi. Sementara peserta lain dari wilayah tengah Sumatra Barat menyampaikan refleksi bahwa penting dilakukan pembinaan mubaligah, tidak hanya soal konten keilmuan, tetapi juga soal mental keberanian. Interaksi tersebut memperkaya suasana forum, menjadikan ruang ini bukan sekadar tempat mendengar, tetapi juga berdiskusi dan menguatkan visi bersama.

Ketiga pemateri yang hadir menyampaikan pokok-pokok penting perjuangan Islam kafah. Materi pertama menyentuh persoalan deradikalisasi yang dianggap sebagai upaya sistematis melemahkan umat Islam dari dalam. Materi kedua menegaskan bahwa Islam adalah sistem kehidupan yang sempurna, mencakup seluruh aspek. Materi terakhir mengangkat peran mubaligah sebagai ujung tombak perubahan, bukan hanya di mimbar, tetapi juga di ranah sosial dan politik.

Menguatkan Barisan

Seorang tokoh mubaligah yang juga penggerak dakwah di salah satu wilayah di Sumatra Barat menyampaikan, acara ini sangat menguatkan barisan perempuan pejuang. “Kita makin sadar bahwa peran kita bukan pelengkap, tetapi penentu arah gerakan. Islam kafah bukan pilihan, tetapi keharusan,” ujarnya singkat saat ditemui panitia di sela sesi.

Acara ditutup menjelang Zuhur dengan suasana haru dan semangat yang belum padam. Para peserta tidak hanya membawa pulang catatan, tetapi juga membawa pulang semangat baru untuk kembali ke medan dakwah di wilayah masing-masing. Dalam kalimat penutup, host acara menyampaikan seruan yang menggugah, “Jangan biarkan sejarah ditulis tanpa peran kita. Mari menjadi pelaku sejarah penegakan Islam kafah.” [MNews/Kontributor daerah: TR/Sumbar]

Share

One thought on “[Kabar] Tekad Mubaligah Sumbar Berperan Memperjuangkan Islam Kafah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *