[Kabar] Aktivis: Dialog Lintas Agama Digunakan untuk Menghambat Kebangkitan Islam Politik

[Kabar] Aktivis: Dialog Lintas Agama Digunakan untuk Menghambat Kebangkitan Islam Politik

Muslimah News, INTERNASIONAL — Pemerintahan Tanzania meresmikan kubah Gereja Arise and Shine Tanzania yang terletak di Kawe, pinggiran kota Dar es Salaam, Tanzania (5-7-2025). Dalam acara itu, Presiden Samia menekankan pentingnya menjaga kohesi nasional dan mendesak warga Tanzania untuk menjaga perdamaian dan persatuan negara yang telah lama terjalin saat negara tersebut bersiap menghadapi pemilu Oktober depan. Pada peresmian tersebut terlihat sejumlah tokoh umat Islam, tokoh politik berlatar belakang Islam, kaum muslim turut melaksanakan salat berjemaah bersama dengan umat nonmuslim di dalam gereja. Bahkan, ada di antara mereka yang melontarkan pernyataan-pernyataan yang bertentangan dengan ajaran dan pemikiran Islam.

Peresmian ini memainkan peranan yang amat penting dan dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyampaikan khotbah dan menyerukan dialog antaragama antara Islam dan Kristen atas nama kohesi sosial dan keagamaan di dalam negeri. Setelah kegagalan Barat dalam menjauhkan umat Islam dari keyakinannya melalui para misionaris, orientalis, karya-karya budaya, media, penipuan intelektual, dan politik, mereka menggunakan sarana dialog antaragama yang secara resmi didirikan 1932 oleh Prancis dengan mengirimkan delegasinya ke Universitas Al-Azhar.

Menghambat

Menyikapi hal tersebut, aktivis muslim Said Bitomwa menyampaikan, upacara peresmian tersebut, sebenarnya digunakan untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi sekuler. “Peristiwa serupa dimanfaatkan untuk agenda lintas agama yang sangat berbahaya, padahal di dalam Islam tidak ada dialog lintas agama. Dialog lintas agama ini digunakan untuk menghambat kebangkitan Islam politik,” tuturnya kepada Kantor Berita ideologis internasional, Sabtu (19-7-2025).

Ia menjelaskan, tujuan utama kampanye dialog antaragama yang didorong oleh negara-negara kapitalis adalah untuk mencegah kembalinya Islam ke dalam kehidupan sebagai sistem yang komprehensif. “Islam mengancam kelangsungan ideologi dan peradaban kapitalis mereka, serta menghancurkan kepentingan dan pengaruh mereka. Melalui dialog antaragama, kaum kapitalis Barat berupaya menghilangkan budaya Islam dari benak umat Islam,” bebernya.

Menurutnya, Barat ingin meruntuhkan kepercayaan umat Islam terhadap budaya, sumber, dan prinsip-prinsip Islam. “Selain itu, kampanye tersebut bertujuan untuk menetralkan dan melemahkan kekuatan inheren ajaran Islam dalam berbenturan dengan konsep-konsep peradaban non-Islam. Belum lagi rencana Barat ingin menjauhlan karakteristik Islam dalam mengatur aspek sosial, ekonomi, dan politik, dalam sistem pemerintahan Islam, Khilafah, sebagai negaranya,” paparnya.

Umat muslim, lanjutnya, harus berhati-hati terhadap agenda jahat internasional yang sedang berlangsung berupa dialog antaragama, baik dalam hal pikiran maupun tindakan. “Meskipun Islam mengizinkan kerja sama yang sah dengan nonmuslim, hal itu tidak mencakup kohesi agama, dan secara tegas melarang partisipasi dalam ibadah agama lain. Satu-satunya agama yang benar adalah Islam, yang mengharuskan umat Islam berdakwah agar semua ajarannya dapat diterapkan di bawah naungan negara Khilafah,” pungkasnya. [MNews/IK]

Share

One thought on “[Kabar] Aktivis: Dialog Lintas Agama Digunakan untuk Menghambat Kebangkitan Islam Politik”

  1. Banyak yg ingin menghancurkan Islam dengan cara halus, harus lebih hati2 dan memperkuat dengan akidah Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *