Muslimah News, LENSA DAERAH — Di tengah gempuran informasi yang silih berganti, suara dari Gaza kerap tenggelam. Namun tidak bagi para intelektual muslimah di Kalimantan Selatan. Mereka kembali menggelar Kajian Intelektual Muslimah (KIM), Jumat (18-7-2025), secara virtual dengan tema “Palestina Memanggil: Menjawab Genosida dengan Kesadaran dan Kepemimpinan Islam”.
Meski hanya melalui layar Zoom, semangat dan kepedulian tidak surut. Sekitar 30 peserta hadir dari berbagai latar belakang keilmuan dosen, guru, dan aktivis dakwah membuktikan bahwa Gaza, Palestina, masih hidup di hati umat.
Munajah Ulya selaku pemateri mengingatkan bahwa penderitaan Gaza bukan sekadar deretan angka. Setiap jiwa yang melayang adalah jeritan akan perlunya solusi hakiki, yakni tegaknya kepemimpinan Islam. “Kita jangan sampai lupa. Luka mereka adalah ujian kesadaran kita. Dunia diam, umat Islam harus bangkit,” ujarnya.
Diskusi pun mengerucut pada pentingnya membangun opini dan menyebarkan kesadaran politik Islam. Salah satu peserta, dr. Rahmiati Lao, mengungkapkan pandangannya. “Melawan “Israel” secara militer memang mutlak, tetapi hari ini kita bisa mulai dengan memboikot dan mendidik anak-anak kita dengan semangat perlawanan ideologis,” ujarnya.
Salah satu panitia menyampaikan bahwa kajian ini menjadi bentuk tanggung jawab intelektual para muslimah terhadap isu besar umat. “Kami ingin menunjukkan bahwa suara dari Kalimantan pun bisa menjadi bagian dari arus perubahan dunia Islam. Gaza tidak boleh dilupakan, dan umat harus disadarkan,” ujarnya penuh semangat.
Walau sederhana, lanjutnya, acara ini menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak selalu lewat senjata, tetapi lahir dari kesadaran, diskusi, dan keyakinan bahwa Islamlah solusi untuk menghentikan derita Palestina. [MNews/Kontributor daerah: ES/Kalsel]

Maa syaa Alloh, Gaza tdk boleh di lupakan, tetap berjuang , menyuarakan tentang Gaza, semoga Gaza segera terbebas dari belenggu penjajah srewel dan konco2nya
Hanya Jihad dan Khilafah solusi hakiki pembebasan Palestina.
Allahu Akbar ✊
Maa syaa Allah,Islam my life