[Kabar] Intelektual Muslimah Lampung Menyoroti Peran Strategisnya dalam Menyelesaikan Masalah Umat

[Kabar] Intelektual Muslimah Lampung Menyoroti Peran Strategisnya dalam Menyelesaikan Masalah Umat

Muslimah News, LENSA DAERAH — Sinergi antara keilmuan dan kepedulian sosial sebagai dasar bagi intelektual muslimah untuk tampil aktif di ruang-ruang publik merupakan hal penting, khususnya dalam melakukan amar makruf nahi mungkar.

Hal ini terungkap saat Diskusi Intelektual Muslimah di Bandar Lampung, Ahad (15-6-2025), bertema “Peran Intelektual Muslimah dalam Penyelesaian Permasalahan Umat” yang bertujuan untuk memperkuat peran muslimah dalam memberikan kontribusi nyata bagi umat melalui pendekatan intelektual dan keilmuan.

Dalam forum ini disorot pentingnya posisi intelektual muslimah sebagai penjaga nilai, penggagas solusi atas persoalan umat, serta agen perubahan di tengah kompleksitas masalah umat.

Menyuarakan Kebenaran

Dr. Heni Noviarta, M.Si. sebagai narasumber pertama menyampaikan, intelektual muslimah berperan sebagai penyelesai persoalan sehingga harus berani menyuarakan kebenaran.

“Intelektual muslimah harus memiliki standar berpikir dan bersikap yang berlandaskan akidah Islam, serta menjadikan Al-Quran dan Sunah sebagai rujukan hukum. Hidup ini akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah Taala sehingga kita harus berada di titik keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal,” urainya.

Ia memaparkan, saat ini muslimah di Indonesia tengah menghadapi beragam persoalan yang tidak kunjung usai mulai dari masalah pendidikan, isu gender, hingga persoalan kemiskinan. Dalam menyikapi masalah ini, lanjutnya, perempuan memiliki peran penting sesuai dengan kepakarannya, termasuk intelektual muslimah yang bisa menyampaikan aspirasinya melalui forum-forum diskusi atau karya tulis.

“Perempuan harus bersuara ketika melihat persoalan sosial karena perempuan merupakan ibu peradaban sehingga baik buruknya suatu peradaban tergantung pada kualitas perempuan. Sudah seharusnya intelektual muslimah terus memotivasi diri untuk berjuang menyampaikan kebenaran dan membangun kualitas diri karena posisinya sebagai agent of change,” ungkapnya.

Ia menyatakan, perjuangan harus dilakukan karena manusia diberi pilihan untuk memilih jalan yang benar sesuai dengan perintah Allah Taala, sementara solusi dari segala problematika kehidupan adalah kembali pada hukum Allah Taala.

“Solusi menyeluruh beragam persoalan adalah dengan menerapkan Islam sebagai ideologi,” tandasnya.

Profil Intelektual Muslimah

Dr. Rakhmawati, M.Si. sebagai narasumber kedua memulai pemaparan dengan menyampaikan profil intelektual muslimah sebagaimana QS Al-Baqarah ayat 269 yang menyebut bahwa Allah menganugerahkan hikmah kepada siapa yang dikehendakinya, juga dalam QS Al-Maidah ayat 100 tentang pentingnya akal dalam membedakan yang baik dan yang buruk.

“Yang mampu berpikir mendalam dan tertunjuki dengan pemikiran yang jernih adalah ululalbab (orang yang berakal) sehingga bisa mengambil pelajaran dari Al Quran dan membedakan antara yang baik dan yang buruk,” urainya.

Ia menekankan bahwa orang yang berilmu atau ulama selalu memiliki rasa takut, yakni takut melakukan kemaksiatan, bahkan Imam Al-Ghazali menyebut orang yang berilmu adalah penjaga syariat.

“Para ulama sejatinya menasihati penguasa yang lalai. Namun, ketika ulama menjadi tamak, mereka justru mendekat kepada penguasa agar mendapatkan dunia. Jika penguasa tidak dikontrol oleh kaum intelektual, maka ekploitasi sumber daya alam akan makin masif, sementara rakyatnya tetap hidup dalam kemiskinan,” bebernya.

Padahal, tambahnya, sumber daya alam seharusnya dikelola oleh negara, kemudian hasilnya digunakan untuk membiayai fasilitas umum rakyat, salah satunya adalah pendidikan. Hanya saja, ia menegaskan, semua itu akan terwujud jika Islam diterapkan secara kafah.

“Untuk itu, intelektual muslimah harus hadir di tengah masyarakat guna mengajak masyarakat untuk menerapkan Islam secara kafah,” ucapnya.

Sepakat

Para tokoh intelektual muslimah Lampung yang hadir sepakat bahwa intelektual muslimah memiliki peran sangat penting, baik di sektor publik maupun dalam membangkitkan kesadaran internal, termasuk memiliki tanggung jawab membuka pemikiran perempuan agar lebih maju karena masyarakat membutuhkan pemahaman akidah dan ilmu kehidupan.

Dalam forum ini, mereka menilai umat tengah dijajah secara pemikiran dan politik sehingga banyak permasalahan yang muncul akibat ditinggalkannya syariat Islam. Untuk itu, mereka menekankan pentingnya peran intelektual muslimah yang terorganisir secara lintas lembaga dan organisasi agar mampu memberikan pengaruh nyata serta membawa perubahan di tengah umat. [MNews/Kontributor daerah: Sil/Bandar Lampung]

Share

2 thoughts on “[Kabar] Intelektual Muslimah Lampung Menyoroti Peran Strategisnya dalam Menyelesaikan Masalah Umat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *