[Kabar] Jubir: Apakah Darah Rakyat Gaza Sudah Tidak Berarti bagi Umat Islam?

[Kabar] Jubir: Apakah Darah Rakyat Gaza Sudah Tidak Berarti bagi Umat Islam?

Muslimah News, INTERNASIONAL — Kantor Media Pemerintah di Gaza melaporkan pada Rabu (7-5-2025) bahwa 102 orang tewas dan 193 lainnya terluka akibat serangkaian pembantaian yang dilakukan oleh Zion*s Yahudi di Jalur Gaza.

Serangan tersebut menargetkan sekolah Abu Hamisa di Kamp Al-Bureij dan Kamp Manasra untuk orang-orang terlantar di Deir al-Balah, keduanya di Kegubernuran Tengah. Serangan tersebut juga menargetkan sekolah Al-Karama, restoran Thailand, dan daerah sekitarnya, yang dipenuhi warga sipil, keduanya di Kegubernuran Gaza.

Tidak Berarti?

Juru bicara (jubir) Divisi Perempuan kelompok dakwah ideologis internasional mempertanyakan, apakah penduduk Gaza hanya angka-angka?

“Apakah kita telah kehilangan nilai dan arti pentingnya? Apakah darah rakyat Gaza, kaum muslim, telah menjadi semurah ini? Apakah darah, bagian-bagian tubuh, dan sejumlah besar syuhada telah menjadi tidak berarti bagi umat Islam, padahal kesucian darah ini lebih besar di mata Allah daripada kesucian Ka’bah?” ucapnya lugas kepada Kantor Berita ideologis internasional, Ahad (11-5-2025).

Ia menyatakan, banyak pihak telah menghitung puluhan, bahkan ratusan martir di Gaza setiap hari, beberapa di antaranya adalah jenazah yang tidak teridentifikasi.

“Dalam beberapa pembantaian, jenazah dikumpulkan dalam kantong mayat dan jenazah dihitung berdasarkan beratnya, yakni 70 kilogram untuk orang dewasa dan 18 kg untuk anak-anak,” ujarnya miris.

Bahkan, tambahnya, menurut kantor media pemerintah, 100.000 ton bahan peledak telah dijatuhkan di Gaza sejak dimulainya perang pemusnahan di Jalur Gaza 19 bulan lalu. “Ini mengakibatkan lebih dari 62.000 orang menjadi martir atau hilang, dan lebih dari 12.000 pembantaian terjadi,” ungkapnya.

Kemudian, ia menukil beberapa sabda Rasulullah saw. yang menggambarkan kesucian seorang mukmin daripada Ka’bah, yakni dari Ibnu Umar, “Aku melihat Rasulullah saw. mengelilingi Ka’bah dan berkata, ‘Betapa harumnya dirimu dan betapa harumnya baumu! Betapa agungnya dirimu dan betapa agungnya kesucianmu! Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, kesucian seorang mukmin lebih besar di sisi Allah daripada dirimu: hartanya, darahnya, dan bahwa kita hendaknya tidak menganggapnya, kecuali sebagai kebaikan.’.” (HR Ibnu Majah)

Demikian pula, sebutnya, yang diriwayatkan Ibnu Abbas, “Ketika Rasulullah saw. melihat ke Ka’bah, beliau bersabda, ‘Hai kaum Baitullah, betapa agungnya kalian dan betapa agungnya kesucian kalian! Seorang mukmin lebih agung di sisi Allah daripada kalian.’.” (HR Al-Baihaqi)

Sedang Dibantai

Untuk itu, ia mengingatkan kepada kaum muslim bahwa rakyat Gaza sedang dibantai oleh tank dan pesawat. “Kejahatan serta pembantaian brutal dilakukan terhadap mereka secara langsung di udara di hadapan seluruh dunia. Kelaparan membunuh mereka sebagaimana bom dan rudal membunuh mereka hingga puluhan dari mereka meninggal karena kelaparan,” tegasnya.

Jadi, ucapnya, apa yang kalian tunggu sebelum kalian bergerak untuk mendukung rakyat Gaza? “Apakah kalian menunggu rakyat Gaza dimusnahkan, dan tidak akan ada waktu untuk menyesal? Bukankah kita dan mereka bersaudara dalam agama dan iman?” cetusnya.

Ia menekankan dengan firman Allah dalam QS Al-Hujurat: 10, “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Oleh sebab itu, damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.”

Selain itu, lanjutnya, Allah mewajibkan kaum muslim untuk membantu yang tertindas sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Anfal: 72, “Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan…”

Oleh karena itu, ia berharap kepada para tentara yang tulus di antara pasukan muslim untuk menyelamatan seluruh penduduk Gaza dan seluruh Tanah yang Diberkati. “Selamatkan dirimu sebelum azab Allah menimpa kalian di dunia dan akhirat,” ungkapnya mengutip QS Muhammad ayat 38, “Dan jika kamu berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini.” [MNews/RA]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *