[Kabar] Rencana Prabowo Mengevakuasi Warga Gaza, UIY: Harus Menyentuh Sisi Penyerangnya!

[Kabar] Rencana Prabowo Mengevakuasi Warga Gaza, UIY: Harus Menyentuh Sisi Penyerangnya!

Muslimah News, INTERNASIONAL— Cendekiawan muslim Ustaz Ismail Yusanto (UIY) menilai rencana Presiden Prabowo mengevakuasi seribu warga Gaza sebagai bantuan kemanusiaan adalah untuk pihak yang diserang. Namun, ia mengingatkan agar pihak penyerangnya juga disentuh. ”Presiden Prabowo harus juga menyentuh sisi penyerangnya,” ujarnya di Fokus To The Point: ”Prabowo ke Timur Tengah, Apa Hasilnya?” melalui kanal UIY Official, Kamis (17-4-2025).

Pasalnya, menurut UIY, kalau hanya fokus pada yang diserang itu sama saja seperti melihat orang yang dipukuli, kemudian diobati dan membiarkan lagi dipukuli. ”Ini tidak masuk akal,” cetusnya.

UIY lalu menjelaskan cara menyentuh sisi penjajahnya, yaitu dengan menyerukan bahwa Zion*s harus keluar dari Palestina. ”Kalau ini bisa dilakukan saya kira menjadi sesuatu yang sangat monumental karena ini akan kembali kepada narasi yang dahulu pernah dipegang oleh pemerintah Indonesia bahwa Zion*s itu adalah penjajah,” ucapnya mengingatkan.

Standing Point

Menurut UIY, sebagai negeri muslim terbesar seharusnya Indonesia mengedepankan standing point (poin sandaran) terhadap tragedi Gaza karena akan menentukan langkah dan peran yang akan diambil.

”Nah standing point yang harus diambil oleh Indonesia adalah bahwa di Palestina, di Gaza khususnya, itu mesti dikatakan telah terjadi genosida yang merupakan implikasi langsung dari penjajahan atau penguasaan wilayah Palestina oleh Zion*s Yahudi,”urainya.

Dari standing point ini, kata UIY, langkah awal yang harus diambil adalah meminta Zion*s untuk menghentikan penyerangan. ”Itu paling mendasar,” tandasnya.

Ketika langkah mendasar ini sudah ditegaskan, ucapnya, maka dari situ akan mudah mengatakan bahwa mestinya penjajahan harus dihentikan dan karenanya tidak boleh ada pihak mana pun mendukung penjajahan, termasuk Amerika.

Menampung Pengungsi

Terkait usulan agar Indonesia menampung pengungsi Gaza, sejauh yang UIY tahu rakyat Gaza sama sekali tidak ingin keluar dari Gaza. ”Bahkan, dengan gagah mereka mengatakan, alasan apa kami harus keluar? Kami sudah ditakdirkan oleh Allah hidup di sini sebagai penjaga wilayah ini, wilayah yang diberkati oleh Allah. Dan kalau kami harus mati di sini maka itu adalah kematian yang paling mulia,” ucapnya.

Ia berharap, jika ada pemikiran relokasi atau penampungan pengungsi hendaknya dicek dahulu. ”Jangan-jangan ini senada dengan apa yang dimau oleh Trump, yaitu pemindahan penduduk Gaza itu ke wilayah di luar Palestina. Kalau itu terjadi, sama saja memberikan jalan mudah bagi Zion*s untuk menguasai lebih luas wilayah Palestina. Itu semestinya tidak boleh terjadi,” pungkasnya. [MNews/IA]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *