Muslimah News, INTERNASIONAL — Kepada Kantor Berita ideologis internasional, Rabu (26-3-2025), juru bicara (jubir) kelompok dakwah ideologis internasional di Australia menyampaikan pesan kepada seluruh kaum muslim. Berikut isi pesannya.
“Kami sampaikan salam hangat kami kepada umat Islam, di negara ini, dan di mana pun pesan ini sampai. Kami berdoa agar Ramadan Anda diberkati dan doa-doa Anda diterima. Kami berdoa agar bulan Ramadan menjadi bulan yang penuh kegembiraan, kebahagiaan, dan pengabdian.
Kami menulis surat ini karena kaum muslim di Palestina sedang menangis. Mereka menangis agar Anda mendengar jeritan mereka, merasakan air mata mereka, dan berbagi rasa sakit mereka. Mereka berusaha, dengan kekuatan apa pun yang tersisa untuk membuat Anda melihat kembali reruntuhan dan debu yang menimpa mereka dan melihat masalah sebagaimana seharusnya.
Yang paling menyakitkan bukanlah kebiadaban entitas pendudukan Zion*s atau persekongkolan para pendukung Baratnya. Yang paling menyakitkan bukanlah pengkhianatan para penguasa muslim yang seharusnya melindungi umat muslim, tetapi malah melakukan segala hal untuk melindungi pendudukan. Semua ini sudah diketahui dan sudah lama terjadi, dan tidak ada yang mengejutkan sama sekali.
Yang paling menyakitkan adalah bagaimana umat Islam telah gagal total dalam mengorganisasikan diri, dalam memberikan tekanan, dalam bersikap tegas dalam upaya mereka dan dalam memusatkan seruan mereka untuk memastikan hasil yang nyata dan permanen.
Allah Swt. berfirman dalam QS Al-Anfal: 72, ‘Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan.’
Umat Islam di Palestina tidak menginginkan air matamu. Mereka tidak menginginkan rasa bersalahmu. Mereka bahkan tidak menginginkan doamu jika tidak disertai dengan tindakan nyata.
Umat muslim Palestina tidak menunggu PBB, Liga Arab, OKI, ICC, lembaga negara tunggal, atau multilateral lainnya. Mereka semua bertanggung jawab atas kejahatan pendudukan sejak awal dan telah melegitimasi setiap kejahatannya sejak saat itu, termasuk pelanggaran gencatan senjata terakhir.
Umat Islam di Palestina tengah menanti Salahudin berikutnya yang akan membersihkan dunia Islam dari para penguasa yang berkhianat, yang seperti yang pernah mereka lakukan di masa lalu, telah berpihak kepada musuh-musuh kita.
Mereka tengah menanti Salahudin berikutnya yang akan menggalang dukungan umat Islam di belakangnya, yang akan mengalahkan para agen kufur yang berdiri di hadapannya, dan yang akan merebut kembali kekuasaan kolektif umat Islam setelah dirampas oleh musuh-musuhnya.
Umat Islam memiliki kekuatan dan kekuasaan. Mereka memiliki tentara, ekonomi, dan kekuatan material serta intelektual yang tak terukur. Di atas segalanya, mereka memiliki Allah Swt. di pihak mereka.
Masalahnya adalah semua kekuatan ini dirantai oleh musuh-musuh kita dalam bentuk para penguasa yang ada untuk melindungi konspirasi para penguasa mereka. Sungguh tragis ketika orang-orang yang lelah dan tidak berdaya diharapkan untuk menghadapi kekuatan negara-negara adikuasa dunia sementara pasukan tetap ada di setiap sisi pendudukan.
Apa yang diminta kaum Muslim Palestina dari Anda? Mereka meminta Anda untuk bangkit melawan para penguasa yang berkhianat ini, di mana pun Anda tinggal, dan dengan cara apa pun yang Anda bisa. Kemudian menggantinya dengan kepemimpinan Islam yang tulus. Yang terpenting adalah agar tentara muslim berdiri bersama rakyat, di Palestina dan sekitarnya, serta memenuhi kewajiban Islam mereka dalam membebaskan semua tanah Muslim. Semua ini melalui upaya terkonsentrasi untuk menegakkan kembali Khilafah, yang menjadi pusat dari seluruh proyek ini.
Dunia sedang digambar ulang di depan mata kita. Mengapa kita terus terikat oleh batas-batas politik yang bahkan tidak diterima oleh Barat lagi?
Nabi saw. bersabda dalam riwayat Tirmidzi, ‘Demi Zat yang jiwaku berada di tangannya, hendaknya kalian beramar makruf dan nahi mungkar atau jika tidak niscaya Allah akan mengirimkan siksa-Nya dari sisi-Nya kepada kalian, kemudian kalian memohon kepada-Nya namun do’a kalian tidak lagi dikabulkan.’.” [MNews/RA]

Sudah bisa kita duga dr sebeumnya israel dan anteknya adalah kafir, org kafir ditakdirkan khianat, sementara kita hamba Allah yg berharap dgn rahmatNya dan akanvtetap demikiann karena keyakinan kita pada Nya,kita kembalikan segala urusan padaNya, demikian jg dgn penjagaan dan oerlindungan kita,
Namun keyakinan hrs kita kuatkan dgn aksi kita, mari kitabbantu saudara muslim kita di palestine dgn uluran tangan, materi dan pemikiran bgmn menyelamatkan mereka, karena mereka saudara kita yg ditakdirkan Allah menjadi penghapal Alquran, penjaga masidil Aqsha,sehingga kaum kafir ingin menghancurkan islam sisi inj. Ayooo sudaraku seiman kita bangkit!!!
kita bantu muslim oalestine, dgn membantunya kita menjaga dan mengukuhkan islam kita, yg akan menjadi saksi dihadapan Allah kelak. Allahu Akbar!!!