[Kabar] Serangan Intensif terhadap Palestina Menjadi Hiburan bagi Warga Zionis

[Kabar] Serangan Intensif terhadap Palestina Menjadi Hiburan bagi Warga Zionis

Muslimah News, INTERNASIONAL — Serangan gencar terhadap umat Islam di P4lestin4 memasuki bulan kedua. Pembunuhan demi pembunuhan makin intensif dan brutal. Para penjajah Zionis Yahudi di wilayah tetangga P4lestin4 duduk secara teratur setiap malam di puncak Bukit Sedrot dan menyaksikan bom-bom yang dijatuhkan pada penduduk sipil.

Sorakan dan tepuk tangan di-share secara kolektif. Mereka membawa popcorn dan minuman untuk merayakan kematian pria, wanita, dan anak-anak tidak berdosa yang disingkirkan demi memberi jalan untuk perluasan entitas Yahudi.

Tidak Mengejutkan

Aktivis muslimah Imrana Muhammad dalam sebuah media ideologis internasional, Senin (13-11-2023) menyatakan, pembunuhan kaum muslim yang  menjadi hiburan musuh Islam, tidaklah mengejutkan.

“Media sosial penuh dengan influencer yang menari dan membuat lagu untuk mempromosikan budaya rasis dan tidak manusiawi yang dibenci Allah Swt.,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, itulah salah satu tujuan yang diinginkan media kepada kita, umat Islam, karena kita tidak terbiasa dengan gambaran yang terus-menerus dan akhirnya menjadikan kita tidak peka.

“Ketidakberdayaan adalah sebuah konsep psikologis ketika kita merasa tidak berdaya untuk melakukan perubahan dan bisa jadi akan menyerah pada orang yang hanya menjadi pengamat pasif dalam urusan umat,” ujarnya.

Namun, tegasnya, umat Islam tidaklah seperti orang-orang yang menjadikan penderitaan umat sebagai bioskop. “Kami memiliki tujuan dan perintah yang jelas dari Allah Swt. dengan memanggil para tentara agar bertanggung jawab membebaskan umat dari penindasnya,” ucapnya.

Paling Buruk

Bahkan, lanjutnya, Al-Qur’an telah berbicara tentang umat manusia yang paling buruk, yakni yang mengabaikan perintah Tuhannya.

“Sebaliknya, kita akan menjadi umat terbaik ketika menyerahkan seluruh emosi dan tindakan kita kepada perintah Allah, terlepas dari kesulitan atau konsekuensinya,” tuturnya seraya mengutip firman Allah dalam QS Ali Imran ayat 110.

“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, tetapi kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.”

Untuk itu, ia mengingatkan kaum muslim agar kembali kepada Allah dan tentang tempat di akhirat yang kekal.

“Kita ingin bersama orang-orang beriman dan kita harus bertindak demikian dalam upaya menegakkan Khilafah berdasarkan metode kenabian,” tandasnya. [MNews/Ruh]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *