[Kabar] Ustazah Iffah: Miris, Serangan terhadap Islam Jadi Tren Global

[Kabar] Ustazah Iffah: Miris, Serangan terhadap Islam Jadi Tren Global

Muslimah News, NASIONAL—Aktivis muslimah Ustazah Iffah Ainur Rochmah memberikan komentar atas gencarnya serangan terhadap ajaran Islam dalam forum Muslimah Talk, dengan tema “Masifnya Serangan terhadap Islam dan Kaum Muslimin, Bagaimana Kita Menghadapinya?” di salah satu kanal YouTube, Rabu (16/03/2022).

“Sungguh miris, hari ini kita melihat bahwa serangan terhadap ajaran islam itu tak hanya dilakukan oleh individu-individu karena faktor-faktor individualnya, tapi ini sudah menjadi semacam tren global. Fenomena ini bahkan bisa dilihat di negeri mayoritas muslim,” ungkapnya.

Kebebasan

Ia menjelaskan alasan di balik serangan yang masif terhadap Islam, pelecehan, penistaan terhadap ajaran Islam atau pandangan-pandangan peyoratif dan menghina Islam yang terus menyebar luas.

“Ini semua terjadi karena kita hari ini hidup di bawah sebuah peradaban yang mengagungkan kebebasan atau liberalisme yang menjadikan sekularisme sebagai pijakan. Selain itu juga mengatasnamakan hak asasi manusia untuk memberikan kebebasan dan keleluasaan kepada siapa untuk menghina ajaran Islam,” ucapnya.

Mengapa ajaran Islam dan bukan ajaran agama yang lain? Iffah melemparkan pertanyaan retorik,

“Karena hanya ajaran Islam sajalah yang memiliki pengaturan terhadap berbagai aspek kehidupan. Maka dari itu kemudian objek untuk menyerang ajaran Islam ibisa muncul dari bermacam-macam isu-isu politik, ekonomi, sosial kemasyarakatan dan lainnya,” ulasnya.

Kepentingan

Ustazah Iffah melanjutkan alasan lainnya di balik banyaknya perilaku menista agama dan menyerang ajaran agama ini yang juga muncul karena ada kepentingan politik praktis di beberapa negara.

“Contohnya, di Eropa maupun di Asia Selatan, isu tentang Islam menjadi bahan bakar bagi elit-elit politik untuk menaikkan elektabilitas mereka di hadapan para pemilih yang punya kebencian terhadap Islam atau punya mengidap penyakit islamofobia,”  katanya.

Menurutnya, kepentingan politik praktis juga menjadi salah satu alasan atau motif kenapa kemudian ada pelecehan atau perendahan terhadap ajaran agama Islam.

“Yakni, ketika ada yang mengatakan bahwa Islam mengatur politik yang di dalamnya dijelaskan demi kemaslahatan publik akan menggunakan aturan-aturan Allah sebagai kebijakan, bukan mengedepankan hawa nafsu. Inilah yang juga menjadi alasan di balik serangan itu,” imbuhnya.

Ia memandang mereka merasa terancam dengan pandangan politik Islam yang tak menghendaki adanya kepentingan bagi oligarki.

“Politik seharusnya tidak digunakan untuk memenangkan segelintir orang. Juga tidak memberikan kesempatan kepada kaum tertentu untuk menjadi oligarki yang menguasai hajat hidup publik demi keuntungan kelompoknya,” cetusnya.

Agenda Global

Tidak bisa dipungkiri, ujarnya, bahwa banyaknya serangan terhadap Islam dan ajaran Islam di negeri yang mayoritas muslim ini selaras dengan agenda global. “Mereka yang tidak menginginkan lengsernya peradaban sekuler kapitalisme dan mereka tahu bahwa tantangan global bagi ideologi mereka adalah tegaknya kembali hukum-hukum Allah Swt.,” urainya.

Ia menambahkan, dengan kondisi saat ini di mana hukum-hukum syariat Islam telah diperkenalkan secara luas dan munculnya kembali peradaban Islam semakin terang-benderang. “Membuat mereka sekuat tenaga mencari cara agar ada pandangan negatif terhadap ajaran Islam,” tukasnya.

Bahkan di dunia media, Ustazah Iffah mengungkapkan adanya upaya untuk membentuk opini publik yakni Islam harus digambarkan dengan negatif dan tidak boleh ada sedikitpun harapan bahwa Islam akan memberikan kebaikan.

“Maka melalui bermacam-macam kemasan, mereka memojokkan Islam dengan menganggapnya sebagai agama teror. Menggiring opini agar masyarakat menganggap Islam sebagai sumber krisis. Islam dianggap tidak mampu membangun harmoni di tengah-tengah masyarakat. Islam gagal membangun masyarakat yang intoleran dan seterusnya,” ucapnya.

Iffah menuturkan, bahkan hal ini dilakukan melalui cara-cara yang lebih halus dengan mengenalkan apa yang disebut sebagai Islam moderat. “Mereka menegaskan paham keagamaan tidak boleh terlalu kaku atau terlalu konsisten terhadap ajaran agamanya,” tutupnya. [MNews/Nvt]

Sumber foto: Thayyibah

Share

One thought on “[Kabar] Ustazah Iffah: Miris, Serangan terhadap Islam Jadi Tren Global”

  1. Mengapa hanya Islam yg selalu dipojokkan bukan agama lain..krn Islam itu bukan hanya agama..tapai juga ideologi…yg mengatur seluruh aspek kehidupan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *