Fenomena reshuffle atau bongkar pasang kabinet yang kerap berulang dalam sistem pemerintahan demokrasi mendapat perhatian pengamat kebijakan publik Hesti Rahayu, S.Sn., M.A.. Menurutnya, ini bukan sekadar persoalan evaluasi kinerja individu menteri, melainkan cermin kerapuhan mendasar dalam sistem politik itu sendiri, yakni politik transaksional sebagai DNA demokrasi.
