Pengamat dari BATAN Maiyesni Kusiar menilai, banjir besar yang menghantam Sumatra bukan sekadar peristiwa alam yang tiba-tiba datang dan pergi tanpa sebab. ”Banjir itu adalah penanda kuat bahwa ada sesuatu yang salah—secara struktural, sistemis, dan berulang—dalam cara negeri ini mengelola ruang hidup,” jelasnya.
