Mereka melewati sirat dengan tingkat amalan mereka. Di antara mereka ada yang cahayanya seperti gunung, ada yang cahayanya seperti pohon, ada juga yang setinggi orang berdiri, yang paling sedikit cahayanya sebatas menerangi kakinya, sesekali nyala sesekali padam.
Penulis: Muslimah News 3
[Nafsiyah] Dakwah Berjemaah
Kehidupan berjemaah akan memberikan umat Islam kekuatan dan tidak akan mudah terpecah belah. Semoga kita bisa saling bersinergi dalam dakwah berjemaah, tanpa beban, tanpa banyak keluhan, ikhlas, dan sabar menjalaninya.
[Nafsiyah] Bersungguh-sungguh Menjadi Hamba Allah Swt.
Sebagai muslim, kita tentu patut meneladani Nabi Muhammad saw. dan para sahabat yang senantiasa menjalani kehidupan ini dengan serius dan sungguh-sungguh, tanpa pernah bermain-main; terutama dalam urusan ibadah, dakwah, dan jihad.
[Nafsiyah] Saat Ajal yang Pasti Itu Tiba
Hidup yang bahagia dan bermakna adalah ketika amal saleh kita diterima oleh Allah. Saat ajal yang pasti itu tiba, semua yang kita lakukan bisa kita pertanggungjawabkan di hadapan-Nya. Bahkan, kita pun dirindukan-Nya.
[Nafsiyah] Pengemban Dakwah
Bertemanlah dengan mukmin yang beramal sesuai dengan apa yang ia dakwahkan. Mereka ialah para pengemban dakwah yang menjadi teladan terbaik bagi orang-orang di sekitarnya. Bersahabat berlandaskan akidah Islam dengan mereka, insyaallah langgeng, baik di dunia maupun di akhirat.
[Nafsiyah] Takzim pada Ulama
Kita telah mengetahui sikap Allah terhadap orang-orang yang mencela para ulama. Siapa saja yang menghina para ulama dengan lidahnya, Allah akan menimpakan kematian hati kepadanya selagi ia di dunia.
[Nafsiyah] Hasad pada Sesama Penuntut Ilmu
Tidak boleh hasad (ghibthah) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan; dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al-Qur’an dan Sunah), ia menunaikan dan mengajarkannya.
[Nafsiyah] Dakwah dan Kesempurnaan
Syekh Taqiyuddin an-Nabhani memberikan nasihat kepada para pengemban dakwah agar senantiasa menanamkan pada diri mereka cita-cita untuk mengarah kepada kesempurnaan, yakni dengan selalu melakukan kajian, mencari kebenaran, penelaahan secara berulang apa yang telah diketahui, serta senantiasa menjauhkan dirinya dari segala bentuk pemikiran yang menjerumuskan.
[Nafsiyah] Godaan Setan pada Lisan dan Pesan Iblis pada Bala Tentaranya
Orang yang berbicara dengan kebatilan adalah setan yang pandai bicara, sedangkan orang yang diam dari kebenaran adalah setan yang bisu.
[Nafsiyah] Cara Allah Menaikkan Maqam Hamba-Nya
Allah punya cara mengukuhkan kedudukan hamba-Nya, yang kadang tidak bisa dinalar, tetapi itulah cara-Nya membersihkan “mutiara” dari kotoran agar mutiaranya berkilau.
[Nafsiyah] Siapa yang Disebut Dai (Penceramah) dan Alim Ulama?
Tidak ada syarat seorang dai harus lulusan luar negeri, harus ini dan itu, yang merupakan syarat yang mengada-ada. Seseorang disebut belajar Islam dengan minhaj yang benar kalau ia tempuh dengan talaqqi dan mulazamah. Walau belajarnya dari ustaz kampung, kalau menempuh minhaj yang benar, maka ilmunya muktamad (diakui).
[Nafsiyah] Menyembuhkan Kecondongan Hati atas Pujian Manusia
Saudariku, ketahuilah bahwa sebaik apa pun ibadah kita, jika tertempel setitik riya, maka tidak lagi berharga di hadapan Allah Swt.. Manusia yang hebat di hadapan Allah ialah ketika ia merdeka di hadapan manusia. Ia akan tetap beramal saleh di mana pun dan kapan pun, baik perbuatannya dilihat manusia ataupun tidak.
