Muslimah News, TELAAH KITAB — Kita juga dapat mengategorikan harakah-harakah sebagai harakah Islamiah, sekalipun pada gerakan-gerakan tersebut terdapat kekurangan. Bahkan kadang-kadang pada harakah tersebut terdapat langkah atau pemikiran yang tidak Islami.
Ada harakah yang mengambil Islam secara parsial dengan menolak membicarakan masalah politik atau menempuh jalan politik dalam berdakwah. Ada pula harakah yang lebih banyak memfokuskan masalah akidah, ibadah, dan akhlak.
Selain itu ada juga harakah yang mengkafırkan sesama kaum muslim yang tidak berbaiat kepada imam mereka atau menolak salat di masjid yang imamnya bukan dari golongan mereka. Sementara ada pula harakah yang menolak mengakui Rasulullah saw. sebagai figur politik. Bahkan menurut mereka, dalam Islam tidak dikenal adanya aktivitas politik.
Berbagai harakah Islam yang bersifat politik ada yang bergerak di kawasan Timur Tengah serta dunia Islam lainnya, ada juga yang tersebar di Pakistan, India, Afghanistan, Turki, dan tempat-tempat lain di negeri-negeri Islam.
Adapun kelompok yang merupakan perkumpulan sekuler, mereka tidak dikelompokkan dalam harakah Islamiah. Mereka menyerukan dan menyebarluaskan sekularisme secara terang-terangan dan tujuannya bukan untuk melayani Islam. Tambahan lagi, metodenya tidak terikat dengan hukum-hukum Islam. [MNews/RY-YG]
Sumber: Abdurrahman Muhammad Khalid, Soal-Jawab Seputar Gerakan Islam.
